Manfaat Air Ketumbar untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui

Air Ketumbar
Istimewa
Air Ketumbar
Penulis: Redaksi | Editor: Yusminardi

JERNIH.ID - Masih banyak orang yang belum mengetahui manfaat air ketumbar bagi kesehatan. Ketumbar lebih sering digunakan sebagai bumbu dapur untuk melengkapi cita rasa masakan. Padahal, tidak hanya itu. Air rebusan ketumbar juga bisa dijadikan minuman berkhasiat.

Ketumbar merupakan salah satu makanan dan tanaman herba yang kaya akan nutrisi. Tak hanya bisa dikonsumsi langsung sebagai makanan atau lalapan, ketumbar juga bisa diolah menjadi jamu atau teh herbal.

Ini karena di dalam air ketumbar terdapat beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti kalsium, fosfor, kalium, magnesium, zat besi, folat, serta vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K,

Selain itu, ketumbar dan air ketumbar juga kaya akan senyawa antioksidan, seperti tokoferol, karotenoid, flavonoid, tanin, antosianin, lutein, zeaxanthin, dan quercetine.

Manfaat Air Ketumbar

Berikut adalah berbagai manfaat air ketumbar yang bisa Anda peroleh:

1. Mengatasi masalah pencernaan

Salah satu manfaat air ketumbar yang cukup terkenal adalah untuk mengatasi masalah pencernaan, seperti mual, diare, dan perut kembung. Ini karena, kandungan serat dalam ketumbar bisa meningkatkan kerja sistem pencernaan Anda secara keseluruhan.

Tak hanya itu, air ketumbar juga memiliki sifat antioksidan, antibakteri, dan antiradang. Manfaat ini menjadikan air ketumbar dapat digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi gangguan pencernaan.

2. Menurunkan kadar gula darah

Beberapa riset menunjukkan bahwa ekstrak ketumbar dan air ketumbar mampu meningkatkan produksi dan kinerja hormon insulin, sehingga kadar gula darah bisa terkontrol. Efek ini menjadikan air ketumbar baik dikonsumsi untuk mengurangi risiko Anda terkena penyakit diabetes.

Meski demikian, untuk mencegah diabetes, Anda tidak bisa hanya mengandalkan air ketumbar. Agar gula darah tetap terkontrol, Anda perlu menjalani gaya hidup sehat, yakni dengan rutin olahraga, konsumsi makanan sehat dan bergizi, kurangi asupan gula, serta jauhi rokok dan minuman beralkohol.

3. Menjaga kesehatan jantung

Ketumbar, baik yang dikonsumsi langsung atau sebagai air ketumbar, juga baik untuk kesehatan jantung. Ini karena ketumbar dapat mengontrol tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sehingga baik untuk mencegah terjadinya penyakit jantung.

4. Melawan efek radikal bebas

Senyawa fitokimia pada ketumbar, seperti terpinene, quercetine, lutein, dan flavonoid, memiliki sifat antioksidan yang cukup kuat. Antioksidan tersebut berfungsi untuk melawan efek radikal bebas pada tubuh.

Zat Antioksidan juga berperan penting untuk mengurangi peradangan dan menurunkan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti kanker dan diabetes.

5. Melawan infeksi

Selain antioksidan, ketumbar juga mengandung senyawa yang bersifat antibakteri atau antimikroba, yakni dodecanal. Senyawa ini disebut bisa melawan dan membasmi bakteri penyebab diare dan keracunan makanan, misalnya E.coli dan Salmonella.

Tidak hanya itu, air ketumbar juga disebut mampu melawan bakteri penyebab infeksi saluran kemih (ISK).

Itulah berbagai manfaat air ketumbar yang bisa Anda peroleh. Meski demikian, penting untuk diingat bahwa efektivitas air ketumbar tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada riset yang dapat membuktikan manfaat dan keamanan air ketumbar sebagai pengobatan penyakit tertentu.

Oleh karena itu, jika Anda ingin memanfaatkan air ketumbar sebagai pengobatan penyakit, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.

Cara Menyiapkan Air Ketumbar
Jika Anda tertarik untuk mengonsumsi air ketumbar, cobalah ikuti cara membuat air ketumbar berikut:

Bahan-bahan:
- 2 sdm biji ketumbar
- 1 liter air
Cara membuat:
- Didihkan 1 liter air.
- Masukkan 2 sdm biji ketumbar ke dalam air mendidih dan diamkan setidaknya 15 menit.
- Saring biji ketumbar dari air rebusannya.
- Biarkan selama 2 jam, lalu minum air rebusan biji ketumbar tersebut.

Anda juga bisa menambahkan bahan-bahan herbal lainnya untuk ditambahkan ke dalam air rebusan ketumbar, seperti bunga hibiscus, kapulaga, jahe, serai, atau kunyit.

Air ketumbar umumnya aman dikonsumsi sebagai jamu atau minuman herbal untuk memelihara kesehatan tubuh. Namun, bukan berarti minuman herbal ini tidak memiliki efek samping, ya.

Anda perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi air ketumbar, terutama jika Anda tengah mengonsumsi obat diabetes yang dapat menurunkan gula darah. Jika dikonsumsi berbarengan dengan air ketumbar, hal ini berisiko menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah secara drastis (hipoglikemia).

Sumber: alodokter