Bank Mandiri launching Pasar Angso Duo Baru Jambi 'SIAP' jadi pasar digital JERNIH.ID, Jambi - Bank Mandiri bekerjasama dengan Bank Indonesia, OJK, Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi melaunching SIAP (Sehat, Inovatif dan Aman Pakai) QRIS (Quick Response Indonesian Standard) di Pasar Angso Duo Baru Jambi, Kamis (3/11/2022).
Region II Sumatera II Bank Mandiri, Yunus Mulia mengungkapkan, memilih lokasi Pasar Angso Duo Baru Jambi karena keunikannya di samping Pasar Angso Duo Baru Janbi ini secara pedagangnya cukup besar dan secara nasional cukup terkenal.
"Ini salah satu tahap pertama untuk digitalisasi perbankan yang mana kita sudah melakukannya di beberapa tempat. Kemarin dua minggu yang lalu kita juga bikin di Pasar Banyuasin di Palembang, sebelumnya di Pasar 16 Ilir. Nantinya secara bertahap di pasar-pasar dengan bekerjasama dengan Bank Indonesia dan atas dukungan dari OJK," kata Yunus.
"Kenapa kita pilih pasar karena pasar itu adalah pusat perekonomian yang paling penting di masyarakat, kita kalau di mall-mall kan yang sudah sudah berjalanlah dari dulu, tapi pasar ini ternyata besar juga baik potensinya maupun lalu lintas keuangannya di masyarakat jadi akan kita lakukan terus tahap pertama dan tahap kedua sehingga nanti kita berharap suatu ketika ekonomi di pasar itu memang sudah berjalan secara cashless (digital, red)," tambahnya.
Dengan adanya support dari pemangku kepentingan, ia berharap digitalisasi pasar bisa berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa merasakan kemudahan-kemudahannya, karena tidak bisa dipungkiri memang sekarang arah digitalisasi bukan hanya di kota dan desa-desa, tapi di semua tempat bisa.
"Mudah-mudahan nanti dengan kemudahan ini juga mengakses program-program di perbankan utamanya Bank Mandiri," harpanya.
Sekda Provinsi Jambi, Sudirman yang menghadiri acara ini mengatakan, melalui program digitalisasi pasar rakyat Kementerian Perdagangan sesuai dengan amanah Presiden RI menunjukkan program digitalisasi pasar rakyat dengan tujuan agar pasar-pasad rakyat memiliki loka pasar atau marketplace dan platform menuju era digital yang sudah masuk ke Indonesia.
"Digitalisasi pasar juga akan mempermudah pertemuan antara pedagang dengan pembeli, serta memperpendek rantai distribusi. Ini juga menjadi upaya untuk mencegah peredaran uang palsu di masyarakat dengan sistem pembayaran yang lebih aman, penggunaan QRIS sebagai alat transaksi maupun menghindari upaya kesehatan seperti perampokan penipuan dan sebagainya," katanya.
"Apresiasi saya kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dan turut serta mensukseskan program digitalisasi pasar yang dicanangkan oleh Kementerian Perdagangan di Provinsi Jambi dengan menjadikan Pasar Angso Duo turut menjadi bagian dari program ini," tambah Sekda Sudirman.
Dirinya berharap para pedagang di pasar yang kedua juga para konsumen dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya, memanfaatkan fasilitas digital ini secara maksimal dan tentunya melayani konsumen dengan QRIS.
Sambutan baik dan dukungan penuh juga disampaikan Walikota Jambi, Fasha. Ia mengatakan di Kota Jambi sudah banyak yang digitalisasi, seperti di perpustakaan dan pelayanan publik.
"Dengan pelayanan digitalisasi ini, seperti di Mall Pelayanan publik tidak ada lagi calo-calo, kalau masih ada yang meminta untuk kepengurusan melalui 'jalan tol', saya minta di videokan. Dan kepada yang membuat video saya berikan hadiah Rp 1 juta serta kepungurusan digratiskan, hal ini sudah mulai dilakukan pada tahun 2014 lalu," kata Fasha.
Ditambhakannya, dalam waktu dekat dirinya juga akan mengeluarkan Peraturan Walikota untuk semua perbankan melakukan digitalisasi .
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, mengatakan intuk saat ini di Provinsi Jambi kita sudah melakukan pasar 'SIAP' di beberapa pasar, antara lain Pasar Kebun Handil, Pasar Rakyat Aurduri, Pasar Sengeti dan Mall Jamtos.
"Kami dari Bank Indonesia mendukung penuh Pasar Angso Duo Baru Jambi 'SIAP' jadi digital," katanya.
Sementara itu, Kepala Pasar Angso Duo Baru Jambi, Purnomosidi mengatakan, pengelola Pasar Angso Duo Baru Jambi menyambut baik dengan kehadiran program digitalisasi perbankan di Pasar Angso Duo Baru Jambi, dan akan mendukung penuh agar program ini berjalan sesuai dengan harapan bersama, yakni mempermudah transaksi dalam perniagaan.
"Covid -19, merupakan momentum terbukti, bahwa digitalisasi perbankan dalam menunjang transaksi perniagaan merupakan kemudahan dalam menumbuh kembangkan daya beli masyarakat sehingga signifikan tumbuhkan perekonomian Indonesia pada umumnya, untuk rakyat Jambi pada khususnya.
"Disamping itu, kami sebagai pengelola Pasar Angso Duo Baru Jambi, sangat memahami kebutuhan pedagang di Pasar Angso Duo Baru Jambi dalam kemudahan mendapatkan pinjaman permodalan meningkatkan usaha bagi mereka, hendaknya Bank Mandiri menjadi pilot projek untuk menjemput kemudahan itu bagi pedagang Pasar Angso Duo Baru Jambi," tukasnya.