JERNIH.ID, Muara Sabak - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Tanjung Jabung Timur meminta masyarakat berhati-hati terhadap aksi penipuan terkait pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Honorer K2 dan formasi umum yang terjadi di beberapa daerah oleh pihak yang mengaku sebagai pegawai BKPSDMD, Selasa (19/11).
Seminggu berjalan penerimaan CPNS di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terjadi kasus pencatutan nama menimpa Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDMD, Angga Hari mengatakan, kejadian tersebut berawal dari laporan salah satu pegawai Honorer K2 di lingkugan Kabupaten Tanjung Jabuny Timur.
"Pegawai Honorer K2 tersebut menanyakan ke saya perihal tersebut. Setelah dicek dapat dipastikan hal tersebut merupakan ulah oknum yang sengaja mencatut nama saya," ungkap Angga.
"Selain itu saya juga sudah memiliki bukti rekaman suara, dan screenshot percakapan pelaku dan korban," tambahnya.
Dalam bukti chat pelaku dan korban, pelaku juga meminta sejumlah uang sebagai bentuk kerjasama beserta nomor rekening pelaku, nama rekening tersebut bertuliskan nama Firdaus. Meski jumlah uang yang diminta belum diketahui.
Pihak BKPSDMD Tanjung Jabung Timur akan membuat surat edaran yang nantinya ditandatangani Sekda atau Bupati langsung, dimana dalam surat edaran tersebut kepada Peserta CPNS untuk tetap waspada dan jangan mudah percaya dengan modus penipuan.
"Kita juga sudah memberikan pemberitahuan melalui media sosial facebook dan sebagainya, untuk peserta agar berhati hati," ujarnya.
Pihaknya juga menghimbau bagi peserta CPNS lainnya, untuk tetap waspada terkait hal hal percaloan ataupun dengan modus apapun. Terutama dengan modus pencatutan nama pejabat ataupun pihak terkait.
Penulis : Andi Ansar
Editor : Muhammad Syafe'i