BPOM Provinsi Jambi Turunkan Tim Lakukan Penelusuran

Penulis: Upro - Jumat, 23 Maret 2018 , 03:45 WIB


JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Beberapa waktu lalu di sejumlah daerah di Indonesia, dihebohkan dengan adanya temuan cacing di dalam sarden kemasan kaleng. Atas hal ini BPOM Provinsi Jambi langsung menyikapi cepat dengan menurunkan tim untuk menelusuri sarana/outlet di beberapa Kabupaten di Provinsi Jambi termasuk juga di Kota Jambi. “Sampai dengan saat ini, giat telusur kami bagi beberapa tim.

Kesimpulan sementara hasil telusur di Tungkal, Sarolangun, Bungo dan Tebo di sejumlah 39 sarana/outlet yang kami telusur, belum kami temukan ke 3 produk yang tercemar cacing tersebut,” ujar Kepala BPOM Jambi, Ujang Supriatna melalui pesan WhatsApp, Juma’t (23/03/2018).

Sementara itu untuk Kota Jambi, dikatakan Ujang akan dilakukan penelusuran oleh tim pada pada hari ini. "Pagi ini untuk Kota Jambi akan dilakukan penelusurannya,” ungkapnya. Lanjutnya, Ujang menyampaikan sebelumnya BPOM RI telah melakukan pemeriksaan dan pengujian atas penemuan cacing dalam sarden kaleng.

Hasilnya ditemukan adanya cacing dengan kondisi mati pada produk ikan makarel dalam saus tomat dalam kaleng ukuran 425 gr. Produk yang diteliti adalah Farmerjack, dengan nomor izin edar (NIE) BPOM RI ML 543929007175, nomor bets 3502/01106 35 1 356. Kemudian merek IO, NIE BPOM RI ML 543929070004, nomor bets 370/12 Oktober 2020. Terakhir merek HOKI, dengan nomor izin NIE BPOM RI ML 543909501660, nomor Bets 3502/01103/. 



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID