Mahasiswa UNJA saat lakukan budidaya sawi di keramba di Desa Pematang Jering JERNIH.ID, Jambi - Universitas Jambi (UNJA) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Jambi. Tahun ini Universitas Jambi ikut serta kembali dalam agenda nasional dari Kemendikbud yaitu PHP2D (Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa).
PHP2D adalah kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Lembaga Eksekutuif Mahasiswa.
Mahasiswa pelaksana PHP2D ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan kontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera.
Disisi lain masyarakat desa diharapkan mampu menemukan dan mengembangkan potensi yang sudah ada untuk diwujudkan menjadi kegiatan nyata atau mengembangkan kegiatan yang telah dirintis masyarakat menjadi lebih berkembang dan bermanfaat sehingga dapat mewujudkan ketahanan nasional di wilayah Republik Indonesia.
Desa pematang jering merupakan salah satu desa yang terpilih untuk pelaksanaan program PHP2D dengan judul Sistem Akuaponik Keramba Jaring Apung Nila Sawi untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat sebagai Solusi Keterbatasan Lahan di Desa Pematang Jering. Desa ini merupakan peghasil terbesar ikan nila di Provinsi jambi dengan menggunakan Keramba Jaring Apung dipesisir sungai Batanghari. Karena adanya potensi inilah tim pengusul berinisiatif untuk membuat sistem akuaponik di keramba.
Ketua Tim Pengusul, Muhammad Zhainul Habib berpendapat bahwa pemilihan akuaponik sebagai pengembangan inovasi Keramba Jaring Apung bertujuan untuk meingkatkan pendapatan serta pemanfaatkan keterbatasan lahan.
Program ini diharapkan dapat meningkatakan daya tarik masyarakat untuk mengkosumsi sayur dan sebagai konsep pertanian terpadu yang moderen. Dimana, sistem akuaponik merupakan cara budidaya yang mengkombinasikan pemeliharaan ikan dengan tanaman. Berbeda dengan sistem pertanian yang lain yang hanya mampu memperoleh hasil satu macam jadi apabila di salah satu produksi mengalami penurunan produksi ataupun keuntungan kita tetap akan memperoleh hasil dari produk yang satu lagi,” katanya, Jumat (4/12/2020).
Penyerahan hasil bersama kepala desa Pematang Jering A. Rasyid (foto: istimewa)
Penyerahan hasil bersama Kadus Dusun Tuo (foto: istimewa)
