Covid-19 Membludak, RSD Bangko Kekurangan Tenaga Medis

Mashuri saat pimpin rapat koordinasi Satgas Covid-19 Merangin
Istimewa
Mashuri saat pimpin rapat koordinasi Satgas Covid-19 Merangin
Penulis: Upro | Editor: Muhammad Syafe'i

JERNIH.ID, Merangin - Rumah Sakit Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko, membutuhkan tambahan tenaga medis pasca membludaknya pasien Covid-19 di Kabupaten Merangin dalam dua pekan terakhir hingga kini 260 orang dinyatakan positif Swab PCR.

Hal tersebut tersirat pada rapat koordinasi Satgas Covid-19, yang dipimpin Plt Bupati Merangin Mashuri, diikuti Forkopimda dan pimpinan instansi terkait, di Pola Utama Kantor Bupati Merangin, Senin (26/7).

‘’Pemkab Merangin terus berupaya setiap harinya menekan jumlah angka pasien Covid-19, dengan berbagai cara. Termasuk harus menambah jumlah medis yang tertugas di RSD Kol Abudjani Bangko,’’ ujar Plt Bupati.

Dengan kondisi jumlah pasien saat ini lanjut Mashuri, RSD Kol Abundjani Bangko masih membutuhkan sekitar 20 orang tenaga medis. Tenaga medis ini akan ditugaskan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSD Kol Abudjani Bangko.

‘’Tenaga medis yang bertugas di IGD RSD Kol Abundjani Bangko sekarang ini terlalu diforsir. Bila sudah ada tambahan tenaga medis yang baru, mereka akan kita istirahatkan dulu  biar segar kembali,’’ terang Mashuri.

Pemkab Merangin akan mengutamakan tenaga medis yang mempunyai Sertifikat Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS). Mengingat penanganan pasien Covid-19 tersebut harus ligat, tepat dan cepat.

Plt bupati menargetkan, pasien Covid-19 Kabupaten Merangin tetap bisa teratasi dengan baik. Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga, Mashuri cukup cepat menyikapi intruksi terbaru Mendagri.

‘’Semua harus bersinergi dan berkoordinasi, mulai dari Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin, Satgas Covid-19 kecamatan dan Satgas Covid-19 Desa, dengan tekat yang sama mewujudkan Merangin bebas dari Covid-19,’’ tegas Mashuri.