Ketua PC GP Ansor Merangin, Muhlisin Pendeta Saifuddin juga dituding 'ngaco' soal pesantren. Dimana ia katakan dalam vidio di akun You Tube-nya bahwa pesantren ia tuding menghasilkan Islam radikal.
"Saya tidak melihat ada alasan pemaaf untuk bisa kita maklumi dari statemen-statemen Saifuddin. Kecuali kalau misalnya, mungkin ia sakit jiwa. Maka kami mendesak agar yang bersangkutan diproses hukum," tambahnya lagi.
Sebelumnya, pernyataan Saifuddin viral di media sosial. Lewat akun YouTube-nya, Saifuddin meminta Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 Ayat di Al-Qur'an.