Al Haris dan BBS cek kesiapan Koperasi Merah Putih di Tangkit Baru JERNIH.ID, Jambi - Koperasi desa merah putih akan diluncurkan atau launching secara serentak oleh Presiden Prabowo pada hari Senin, 21 Juli 2025. Launching koperasi merah putih nasional akan dipusatkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Jelang launching koperasi merah putih oleh Presiden Prabowo, Gubernur Al Haris juga ingin memastikan kesiapan koperasi desa merah putih yang ada di Provinsi Jambi.
Gubernur Jambi Al Haris turun langsung melihat kesiapan koperasi merah putih jelang launching oleh Presiden. Adalah koperasi merah putih Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi yang dipantau langsung oleh Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris turun melihat kesiapan koperasi merah putih Desa Tangkit Baru bersama Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), Sabtu (19/07/2025).
Koperasi Desa Merah Putih Tangkit Baru juga akan menjadi pusat launching koperasi merah putih Provinsi Jambi. Acaranya bersamaan dengan launching koperasi merah putih oleh presiden Prabowo Subianto pada Senin, 21 Juli 2025.
Di Tangkit Baru Gubernur Jambi Al Haris bersama Bupati Muaro Jambi BBS akan mengikuti peluncuran Koperasi Desa Merah Putih oleh Presiden secara daring atau zoom meeting.
Pantauan di lapangan, tanpak Gubernur Al Haris dan Bupati BBS memberikan masukkan kepada pengurus Koperasi Desa Merah Putih Tangkit Baru, baik terkait usaha koperasi maupun persiapan launching koperasi merah putih.
“Ini gerai-gerainya ditata lagi, bagaimana koperasi ini menarik dilihat dan membuat orang tertarik untuk singgah. Apa lagi disini usaha koperasi lengkap, ada sembako, apotik, pupuk dan gas, jadi dibuat menarik,” kata Al Haris dan dibenarkan oleh Bupati BBS.
Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar koperasi biasa, melainkan dapat menjadi pusat layanan ekonomi di desa, karena nantinya, koperasi ini akan mengelola dan menyalurkan kebutuhan dasar warga.
Adapun produk yang didorong bermacam-macam. Mencakup gas LPG 3 Kilo, pupuk bersubsidi, penyalur produk BRI link, pos dan giro, hingga produk asuransi.
Adapun Program 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat menyerap lebih dari 2 juta tenaga kerja di Indonesia, terutama di pedesaan.(*/JR2)