JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS mengahidiri Dies Natalis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke-69 yang berlangsung di Golden Harvest Hotel, Kota Jambi, Sabtu (2/9). Dalam acara tersebut Kapolda Jambi mewakili Kapolri sebagai pengisi seminar yang berhalangan hadir untuk hadir.
Aktivitas media sosial yang terus meningkat, Kapolda Jambi menghimbau untuk bersama melawan hoax dan bijak dalam menggunakan media sosial, hindari ujaran kebencian, provokatif yang dapat menimbulkan potensi konflik.
“Hasil penelitian perkembangan dunia medsos dari 265 juta populasi Indonesia, 130 juta adalah pengguna internet dan aktif dalam media sosial yang menggunakan gadget 120 juta atau 45 persen populasi Indonesia aktif bermedia sosial.” kata Muchlis.

Sehingga Kapolda Jambi mengharapkan agar pengguna internet menjadi pengguna medsos yang bijak agar lebih menyaring informasi yang didapatkan dan tidak langsung mengirim berita yang didapat tanpa melakukan pengecekan yang mengakibatkan provokasi sehingga memecah belah persatuan dan kesatuan.
Pada Dies Natalies yang mengangkat tema Jambi Rumah Pancasila, mantan Kapolsek Labuhan Batu, Sumut ini berharap Jambi mempunyai tingkat toleransi yang lebih tinggi dari provinsi lain di Indonesia.
“Saya tidak tau kenapa panitia memilih Jambi sebagai rumah Pancasila, mudah-mudahan aja Jambi dapat yang mempunyai tingkat toleransi lebih tinggi dari provinsi lain, saya kira itu.” tegasnya.
Acara ini berlangsung dari pukul 09.00-15.30 WIB yang diisi oleh pemateri antara lain diantaranya Dr. Muhammad Sabri, MA (Direktur pengkajian BPIP), Fritz Edward Siregar (Komisioner Bawaslu RI), Viryan Aziz (Komisioner KPU 2017-2022), August Mellaz (Direktur Eksekutif Sindikasi Pemilu dan Demokrasi).