Ini Kadar Gula Darah dalam Tubuh yang Perlu Diwaspadai

Penulis: Redaksi , Editor: Yusminardi - Sabtu, 07 Agustus 2021 , 16:42 WIB
Pengecekan gula darah (ilustrasi)
Istimewa
Pengecekan gula darah (ilustrasi)


JERNIH.ID - Jika kamu tidak memiliki riwayat penyakit diabetes, penting untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh berada dalam batas normal. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyakit diabetes atau resistensi insulin.

Sedangkan, pada seseorang yang tidak memiliki riwayat diabetes, tentunya memantau kadar gula darah dalam tubuh juga tidak kalah pentingnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah berbagai komplikasi atau gangguan kesehatan yang lebih buruk akibat diabetes.

Ketahui Kadar Gula Darah dalam Tubuh yang Normal

Gula darah atau glukosa menjadi salah satu komponen yang penting bagi tubuh. Kandungan ini merupakan sumber energi yang penting serta memberikan nutrisi pada organ tubuh, otot, dan sistem saraf. Penyimpanan, penyerapan, dan produksi glukosa diatur dalam tubuh dengan melibatkan usus kecil, hati, dan pankreas.

Kandungan glukosa diperoleh dari proses pencernaan makanan yang mengandung karbohidrat dan gula tambahan. Kekurangan atau kelebihan gula darah dalam tubuh tentunya dapat memicu berbagai risiko gangguan kesehatan. Untuk itu, mengetahui kadar gula darah dalam tubuh yang normal dinilai cukup penting agar kondisi kesehatan tetap terjaga dengan baik.

Bagi pengidap diabetes, mengetahui kadar gula darah dalam tubuh yang normal dapat membantu perawatan serta pengobatan yang dilakukan. Sedangkan, bagi orang yang sehat, mengetahui kadar gula darah yang normal membantu menjaga kesehatan tepat optimal.

Berikut kadar gula darah dalam tubuh yang normal bagi pengidap diabetes dan yang tidak memiliki riwayat diabetes:

Bagi Orang Sehat Tanpa Diabetes

- Sebelum makan atau puasa: kurang dari 100 mg/dL
- 1 – 2 jam setelah makan: kurang dari 140 mg/dL.
- Menjelang tidur: 100 – 140 mg/dL.

Bagi Pengidap Diabetes

- Usia di bawah 6 tahun: Saat puasa kadar gula darah berkisar 80 – 100 mg/DL, sebelum makan berkisar 100 – 180 mg/dL, 2 jam setelah makan berkisar 180 mg/dL, saat tidur 110 – 200 mg/dL.
- Usia 6 – 12 tahun: Saat puasa kadar gula darah berkisar 80 – 100 mg/DL, sebelum makan berkisar 90 – 180 mg/dL, 2 jam setelah makan berkisar diatas 140 mg/dL, saat tidur 100 – 180 mg/dL.
- Usia 13 – 19 tahun: Saat puasa kadar gula darah berkisar 70 – 150 mg/DL, sebelum makan berkisar 90 – 130 mg/dL, 2 jam setelah makan berkisar diatas 140 mg/dL, saat tidur 90 – 150 mg/dL.
- Usia 20 tahun ke atas: Saat puasa kadar gula darah lebih dari 100 mg/DL, sebelum makan berkisar 70 – 130 mg/dL, 2 jam setelah makan berkisar kurang dari 180 mg/dL, saat tidur 100 – 140 mg/dL.

Segera Lakukan Pemeriksaan

Kamu bisa lakukan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin di rumah sakit terdekat. Segera lakukan penanganan sesuai dengan kadar gula darah dalam tubuh yang kamu miliki setelah puasa:

1. 50 mg/dL atau lebih rendah: Segera lakukan pertolongan medis.
2.70 – 90 mg/dL: Kondisi ini menunjukkan kadar gula darah dalam tubuh rendah. Kamu perlu melakukan pertolongan medis.
3. 90 – 120 mg/dL: Kadar gula darah normal. Lakukan gaya hidup sehat.
4. 120 – 160 mg/dL: Kondisi ini menunjukkan kadar gula darah cukup tinggi. Lakukan gaya hidup sehat dan lakukan pengobatan secara medis.
5. 160 – 240 mg/dL: Kadar gula darah tinggi. Selain pengobatan medis, kamu juga memerlukan perawatan tepat untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.
6. 240 – 300 mg/dL: Kadar gula darah sangat tinggi. Segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Itulah kadar gula darah dalam tubuh yang perlu diwaspadai. Untuk mencegah kondisi yang kamu alami semakin memburuk, lakukan perawatan dengan menjalani pengobatan sesuai dengan saran dan anjuran dokter. Kamu juga perlu memerhatikan apa saja makanan yang dikonsumsi, waktu makan, hingga waktu berpuasa.

Sumber: Halodoc



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID