Anggota DPRD Provinsi Jambi, Juwanda (dua dari kanan) JERNIH.ID, Jambi - Anggota DPRD Provinsi Jambi, Juwanda meminta agar Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang diperuntukan bagi Provinsi Jambi tahun 2020, benar benar tepat sasaran.
"Media dan kelompok masyarakat lainnya diharapkan berperan aktif untuk mengawasi baik itu DAK yang Fisik maupun Non Fisik, agar tepat sasaran," ujar Juwanda, Jumat (7/2/2020).
Dikatakan anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi ini, meski anggaran DAK Fisik dari Kementan sangat mengecewakan hanya Rp 7,6 Miliar, namun sedikit terobati dari besarnya anggaran DAK Non Fisik.
Menurutnya, DAK Non Fisik yang dijatahkan Kementrian Pertanian untuk Provinsi Jambi sebesar Rp 229 Miliar, dari total DAK Non Fisik Kementerian Pertanian Rp 21 Triliun.
"Tapi untuk DAK yang Non Fisik lumayan lah Rp 229 Miliar untuk Provinsi Jambi. Jadi kita harapkan DAK Non Fisik yang disalurkan oleh Kementan melalui Beberapa Dinas ini tepat sasaran. Ayo sama sama kita kawal," ujarnya lagi.
Untuk diketahui, anggaran Fisik DAK Kementan bagi Provinsi Jambi tahun 2020 ternyata sangat minim. Kecilnya jatah DAK Fisik untuk Provinsi Jambi terungkap saat Komisi II DPRD Provinsi Jambi datangi Kementan.
Dimana dari alokasi Rp 1,5 Triliun dana DAK Fisik Kementan tahun 2020, Provinsi Jambi hanya diberi jatah Rp 7,6 Miliar saja. Jumlah itu sangatlah minim.