Kota Jambi Kembali Perpanjang Masa Belajar di Rumah Siswa PAUD, TK, SD dan SMP

Walikota Jambi, Sy Fasha
Istimewa
Walikota Jambi, Sy Fasha
Pernulis: Redaksi | Editor: Muhammad Syafe'i

JERNIH.ID, Kota Jambi – Walikota Jambi, Syarif Fasha kembali meperpanjang siswa PAUD, TK, SD dan SMP untuk belajar dari rumah.

Perpanjangan libur siswa ini dilayangkan Walikota Jambi melalui intruksi Walikota Jambi nomor: 188.5.5/1673/DINKES/2020 tentang pencegahan dan pengendalian corona virus desease (Covid-19).

Berikut intruksi Walikota Jambi  tersebut:

Menindaklanjuti instruksi Walikota Jambi nomor188.5.5/1672/dinkes/2020 pada tanggal 27 maret 2020, yang salah satu poinnya menyebutkan bahwa, pelajar PAUD, TK, SD, SMP sederajat, negeri maupun swasta di Kota Jambi, dirumahkan selama 1 minggu (mulai tanggal 30 maret 2020 s.d. 5 april 2020).  

Dengan mencermati perkembangan yang terjadi, dimana penularan Covid-19 masih menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, maka menginstruksikan kembali kepada Dinas Pendidikan Kota Jambi agar menambah jumlah hari merumahkan siswa dengan ketentuan sebagai berikut :  

1. Pelajar PAUD, TK, SD, SMP sederajat, negeri maupun swasta di Kota Jambi, diperpanjang untuk di rumahkan kembali selama 14 (empat belas) hari, terhitung mulai tanggal 6 april 2020 s.d. 19 april 2020.

2. Di rumahkan artinya bukan diliburkan, karena sekolah diwajibkan memberi materi pembelajaran jarak jauh (learning from home), agar anak didik tetap terus dapat belajar dirumah atau melaksanakan pembelajaran mandiri dengan sistem daring (online). pihak sekolah juga dapat memanfaatkan aplikasi berbasis it untuk menunjang sistem pembelajaran tersebut.

3. Kepada guru, hindari memberikan tugas yang hanya fokus pada aspek pengetahuan, namun kepada murid juga di arahkan pada aspek keterampilan dan sikap. laporan pembelajaran secara daring (online), secara rutin dilaporkan dalam bentuk video/foto.

4. Orang tua dilarang membawa dan membiarkan anak keluar rumah, kecuali untuk keperluan yang penting dan mendesak, seperti berobat ke fasilitas kesehatan.

5. Selama dirumahkan, orang tua diharapkan memberi bimbingan dan pengajaran kepada anaknya terkait bahaya, serta langkah antisipasi penularan Covid-19.

6. Instruksi ini diambil sebagai bagian dari aksi “physical distancing”, membatasi aktivitas masyarakat, demi meminimalisir potensi penularan Covid-19 di Kota Jambi.

Demikian disampaikan untuk dilaksanakan dan di informasikan secara luas.