Lili Pintauli Siregar 3. I Nyoman Wara
I Nyoman Wara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendapat 0 suara saat voting di DPR. Ia berada di urutan kedelapan. Saat proses seleksi, ia ditanya Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK soal audit Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
Ia mengklaim audit BPK terhadap BLBI sudah sesuai standar dan ditemukan kerugian negara.
4. Johanes Tanak
Johanes Tanak merupakan Capim KPK dari Kejaksaan Agung yang mendapat 0 suara saat voting di DPR. Tanak saat itu menjabat sebagai Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara
Saat proses wawancara dan uji publik pada Rabu, 28 Agustus 2019, Tanak ditanya mengenai pengalamannya menangani kasus korupsi yang membuat dilema. Dalam hal ini ia menyinggung kasus yang menjerat mantan Gubernur Sulawesi Tengah dari Partai NasDem HB Paliudju.
Kata dia, penetapan tersangka tersebut membuatnya dipanggil oleh Jaksa Agung saat itu M. Prasetyo yang juga merupakan kader NasDem.
Baca halaman selanjutnya