Nopol Luar Wilayah Dipaksa Putar Balik, Ini Kriteria Kendaraan Masuk ke Merangin

Bupati Merangin Al Haris
Istimewa
Bupati Merangin Al Haris
Pernulis: Upro | Editor: Muhammad Syafe'i

JERNIH.ID, Merangin - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin mulai memberlakukan peraturan ketat, terutama bagi warga luar yang akan masuk ke wilayah Merangin.

Perbatasan Kabupaten Merangin dengan kabupaten lain, setiap kendaraan bermotor yang keluar masuk akan diperiksa oleh petugas. Terutama kendaraan luar Merangin tidak dibiarkan masuk.

Hal itu ditegaskan bupati Merangin Al Haris dengan surat edaran nomor 551.1/70/DISHUB/2020 terkait pemeriksaan kendaraan yang masuk dan keluar Merangin setelah sepuluh orang warga Kabupaten Merangin dipastikan positif Virus Corona (Covid-19).

"Untuk mempercepat penanganan Virus Corna Disease 2019, kendaraan yang akan keluar masuk wilayah Merangin dihentikan," kata Al Haris.

Dikatakan Al Haris, penghentian lalu lalang kendaraan bermotor yang masuk wilayah Merangin dengan beberapa ketentuan. Diantaranya kendaraan dan penumpang yang boleh masuk adalah kendaraan nomor polisi wilayah Merangin.

Terkecuali pengendara dan penumpang dapat membuktikan jika dirinya warga Kabupaten Merangin, dengan menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Merangin. Jika tidak maka tidak boleh masuk ke wilayah Merangin.

"Memerintahkan penumpang dan kendaraan bermotor yang ber plat luar daerah untuk kembali ke wilayah asalnya jika tidak memiliki KTP Kabupaten Merangin," tegas Al Haris.

Selanjutnya bagi kendaraan yang bernomor polisi wilayah Merangin yang akan keluar daerah, disarankan untuk tidak kembali sampai meredanya pandemi Virus Corona di Kabupaten Merangin. (Jernih.id)