Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pengamat: Hanya Sedikit Anak Muda Sekarang yang Dapat Memanfaatkan Momentum

Penulis: Anil Hakim , Editor: Muhammad Sapi'i - Sabtu, 29 Oktober 2022 , 10:56 WIB
Suryawahyuni Latief
Istimewa
Suryawahyuni Latief


JERNIH.ID, Jambi - Memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda di zaman seperti saat ini memiliki tantangan tersendiri. Terlebih di zaman yang serba instan seperti saat ini, dimana musuh bersama yang dihadapi tidak nyata secara fisik. Namun musuh yang tidak tampak tersebut justru lebih berbahaya dan memiliki daya rusak yang luar biasa.

Pengamat politik Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Suryawahyuni Latief mengatakan jika pemuda saat ini cenderung terpedaya dengan perkembangan zaman hanya segelintir yang dapat memanfaatkan kemajuan zaman.

"Jadi kecenderungan pemuda kita saat ini berbeda dengan pemuda zaman dulu, karena pemuda sekarang mereka lalai untuk melakukan hal-hal yang lebih positif dan lebih kreatif, tapi hanya sebagian kecil pemuda menggunakan teknologi dengan bijak," ujar Pengamat Politik dari Universitas Nurdin Hamzah (UNH) Jambi ini, saat diwawancarai melalui telepon pada Jumat (28/10/2022).

Dikatakannya respon mahasiswa dengan adanya peringatan Hari Sumpah Pemuda ini sebaiknya dijadikan sebagai momentum dalam mengkaji diri sendiri.

"Sebagai pemuda bangsa dapat mengkaji diri kita sendiri, apakah kita sebagai pemuda telah dapat atau telah melakukan hal-hal positif yang dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, dan sudah berperan sebagai agen pembaharuan serta agen perubahan yang memiliki inovasi untuk membangun dan meningkatkan kemajuan bangsa," kata Wahyuni.

Sementara itu, anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Yafet Wibowo Gegeh Aronta Sitepu mengatakan cita-cita sumpah pemuda sebenarnya sudah sesuai, tapi memang masih perlu dilakukan upaya agar pemuda aktif seperti salah satunya ada pemberdayaan dan pastinya memerlukan dukungan dari pemerintah.

Disisi lain Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi, Mukti Said melalui Sekretaris Kesbangpol Eva Masita menyampaikan program pendidikan dalam menumbuhkan rasa kebangsaan dan persatuan terhadap anak muda.

"Program wawasan kebangsaan yang tujuannya untuk mengoptimalkan nilai kebangsaan sebagai wujud penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara dengan berlandaskan pada nilai Pancasila," katanya.

Eva menyampaikan, program wawasan kebangsaan sebagai upaya dalam mengentaskan kerisauan terhadap rasa cinta tanah air, dengan minimnya wawasan kebangsaan dikalangan anak muda akibat pengaruh dunia luar yang dilihat dan ditiru dari internet melalui smartphone.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID