Peringati Hari Santri di Muaro Jambi: Gubernur Al Haris Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Ilmu Agama

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Kamis, 22 Oktober 2026 , 11:40 WIB
Gubernur Jambi, Al Haris Gubernur Jambi, Al Haris


JERNIH.ID, ​MUARO JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris mengajak seluruh santri di Provinsi Jambi untuk terus memperluas wawasan dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi. Ia menekankan bahwa santri masa kini tidak boleh hanya berfokus pada pendalaman ilmu agama, tetapi juga harus mampu menjawab tantangan zaman.

​Pesan tersebut disampaikan Al Haris saat memimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren (Ponpes) Kumpeh Daaru At-Tauhid, Muaro Jambi, Kamis (22/10/2026).

​“Santri masa kini harus mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, disiplin, dan memiliki daya saing tinggi,” tegas Al Haris di hadapan ratusan peserta upacara.

​Dalam amanatnya, Al Haris menegaskan bahwa Hari Santri menjadi momentum penting untuk meneladani perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

​Menurutnya, generasi muda saat ini perlu melanjutkan semangat perjuangan tersebut. Cara terbaik untuk meneruskannya adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat karakter, serta mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

​Ia pun meminta para santri untuk terus menuntut ilmu tanpa mengenal batas usia.

​“Saya pesankan kepada anak-anakku sekalian, jangan pernah berhenti menjadi santri. Mari terus belajar sampai akhir hayat kita,” ujarnya.

​Pertumbuhan lembaga pendidikan berbasis pesantren di Provinsi Jambi menunjukkan tren positif. Data e-Ponpes Kementerian Agama mencatat jumlah pesantren di Jambi melonjak dibanding tahun 2025 yang saat itu mencapai 478 unit. Seiring dengan peningkatan tersebut, jumlah santri di Jambi kini menembus angka sekitar 80 ribu orang, naik dari sebelumnya 78.949 orang.

​Al Haris menilai lonjakan angka ini sebagai potensi besar bagi kemajuan daerah. Jambi kini memiliki barisan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual dan akhlak yang matang.

​“Kita berharap pesantren-pesantren ini terus melahirkan ulama masa depan yang siap menyebarkan syiar Islam di Jambi dan Indonesia,” tambah Al Haris.

​Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk berkolaborasi membina pondok pesantren. Menurutnya, fondasi agama dan mental yang kuat dari para santri akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang disegani di tingkat dunia.

​Upacara Hari Santri ini turut dihadiri oleh Ketua MUI Provinsi Jambi Umar Yusuf, Pimpinan Ponpes Kumpeh Daaru At-Tauhid KH Sholahuddin Syargawi Al Qodiri, Kapolres Muaro Jambi, serta jajaran pejabat Pemprov Jambi.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID