JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM KBM UNJA, menggelar aksi unjuk rasa di simpang Bank Indonesia Telanaipura, Kota Jambi (15/2).
Dalam aksi tersebut mereka meminta progres 100 hari kerja Gubernur Jambi Facrori Umar yang baru dilantik untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.
Presiden Mahasiswa UNJA Ardy Irawan dalam pembacaan tuntutan mengatakan bahwa pengelolaan APBD harus berpihak kepada rakyat.

"Gubernur Jambi harus progres yang nyata dalam menerapkan pemerintahan yang bersih. Gubernur Jambi harus mejaga wibawa daerah dari berbagai bentuk praktek KKN agar tidak terjadi OTT ketok palu anggaran seperti yang terjadi pada kasur Gubernur sebelumnya," kata Ardy.
"Seharusnya APBD bisa digunakan untuk kemakmuran rakyat akan tetapi digunakan untuk kepentingan pribadi mereka sendiri," sambungnya.
Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung selama 45 menit dan para peserta unjuk rasa membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutannya dengan tertib.