Provinsi Jambi Dapat 100 Alat Rapid Test dari Kemenkes

Penulis: Putri , Editor: Muhammad Syafe'i - Selasa, 24 Maret 2020 , 14:40 WIB
Pj Sekda Provinsi Jambi, Sudirman
Putri/jernih.id
Pj Sekda Provinsi Jambi, Sudirman


JERNIH.ID, Jambi - Dalam penanganan Covid-19, Presiden RI telah mendistribusikan alat Rapid Test keseluruh Indonesia dengan masing-masing 3000 sampai 8000 alat.

"Dari sumber informasi yang disampaikan oleh Presiden RI sudah mendistribusikan untuk alat tes positif atau tidak positif Rapid Test, sekitar jumlahnya masing-masing Provinsi itu 3000 sampai 8000 tapi ada yang sudah sampai dan belum sampai," kata Pejabat Sementara (Pjs) Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, Selasa (24/3/2020) bertempat Kantor Gubernur Jambi.

Sudirman juga mengatakan Presiden RI telah menegaskan bahwa tidak akan mengambil keputusan lockdown, justru yang palin genting adalah sosial distanting dan physical distanting.

"Itu penting untuk menjaga jarak paling tidak satu meter, kemudian dilakukan dengan aksi-aksi misalnya ada keramaian di satu di tempat umum, kita akan membubarkan itu," ujarnya.

Untuk acara pernikahan, Sudirman menyampaikan, harus ada upaya yang tegas dari pemerintah, karena itu merupakan acara yang akan ramai oleh masyarakat. "karena kan itu juga salah satu keramaian jadi memungkinkan kita stop sementara waktu,"lanjutnya.

Dalam hal itu, Pemerintah hanya bisa sekedar menghimbau karena yang memiliki hajat sudah mempersiapkan acara secara matang, baik itu dari persiapan tempat, biaya dan dan sebagainya.

"Kita sampaikan kepada mereka yang punya hajat dipenuhi standard-standardnya, seperti disiapkan cuci tangan kalau memang ada mengukur suhu tidak perlu bersalaman dan bersentuhan," imbuh Sudirman.

Dirinya berujar beberapa dari unsur Forkopimda sudah sepakat menjaga jarak untuk tidak kumpul dalam posisi keramaian. "Kita sebagai pejabat publik harus memberikan contoh tidak hadir, mereka juga, mudah-mudahan mengerti itu, kita harus sudah mulai bersikap, sudah dengan aksi sudah bukan hanya sosialisasi tapi sudah dengan aksinya, bagaimana menyikapi posisi ini menjaga jarak itu yang paling penting kerana kita tidak melakukan lockdown kata pak presiden," sambungnya.

Sementara itu, Provinsi Jambi akan dapat 100 Alat Rapid Test dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tetapi alat itu harus dijemput sendiri.

"Saya sudah memberikan izin sama Dinas Kesehatan silakan tunjuk 1 orang saja pagi ini berangkat sore pulang, karena dari Kementerian Kesehatan harus dijemput sendiri," bebernya.

Selain itu, Presiden RI juga menyampaikan masing-masing antara 3000 sampai 8000 alat Rapid Test yang akan didistribusikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

"Cuma tadi belum sampai ya nanti kita akan menjemput dulu yang 100 ini untuk bisa membantu terutama dan utama diutamakan dalam tenaga medis," tandasnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID