Candi Solok Sipin JERNIH.ID, Jambi - Candi Solok Sipin yang terletak di kawasan pemukiman penduduk di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi ternyata memiliki kesamaan dengan Candi Muaro Jambi.
Kesamaan tersebut dapat dilihat dari struktur bata yang memiliki kesamaan dengan Candi Muaro Jambi. Sedangkan perbedaan terdapat pada Candi Solok Sipin yang dibangun menggunakan struktur batu utuh, sedangkan Candi Muaro Jambi menggunakan bata.
Sebelumnya pada tahun 1954, situs Candi Solok Sipin pernah disurvei oleh tim Dinas Purbakala, dan pada tahun 1983 dilakukan penelitian dengan melakukan ekskavasi oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan berhasil menampakan sisa bangunan bata. Namun, karena letaknya di tengah pemukiman penduduk, tim tidak berhasil menampakan denah seluruhnya.
Sebagian besar bagian pondasi bangunan telah rusak atau hilang. Di situs Candi Solok Sipin ini juga ditemukan satu arca budha, empat makara dan satu stupa.
Pemerhati sejarah, Ujang Hariadi mengatakan ada yang beranggapan candi Solok Sipin seluas Candi Borobudur karena ditemukan stupa berukuran sangat besar.
"Pusat pemerintahan pada zamannya membentang dari kawasan rumah dinas Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (GAPU) sampai museum perjuangan. Maka, kita perlu ada sosialisasi kepada masyarakat karena mereka belum tau bahwa ada apa dibawah tanah pemukiman itu, jadi wajar jika terdapat kandang ayam didalam area Candi," katanya, Selasa (8/11/2022).
Dikatakan Hariadi, Kota Jambi bisa menggunakan 'Light Detection and Ranging' (LIDAR) yaitu sebuah teknologi sensor jarak jauh menggunakan properti cahaya yang tersebar untuk mengetahui jarak dan informasi Candi Solok Sipin.