Bacagub Jambi, Al Haris (tengah) JERNIH.ID, Jambi - Sebagai ibukota dari Provinsi Jambi, Kota Jambi tentunya akan dipadati oleh lalu lintas kendaraan yang menyebabkan tingkat kemacetan juga sangat tinggi, baik jam kerja maupuan diwaktu senggang.
Tidak hanya itu saja, tumbuhannya kawasan pemukiman yang kumuh menjadi ancaman bagi masa depan berbagai kota karena selalu bertambah yang menyebabkan adanya tumpukan sampah, termasuk Kota Jambi.
Menurut bakal calon gubernur (Bacagub) Jambi Al Haris, salah satu cara untuk mengurai persoalan kemacetan dan tumbuhnya pemukiman kumuh di Kota Jambi, yakni dengan merubah mainset pemerintah dan masyarakat.
Ia mengungkapkan cara yang akan dia lakukan adalah dengan membuat kawasan ekonomi baru di luar Kota Jambi.
Dengan adanya kawasan ekonomi baru di Sengeti dan Simpang Tuan, misalnya, konsentrasi masyarakat tidak lagi bertumpuk di Kota Jambi saja. Dengan itu, kemacetan akan berkurang.
“Saat ini kita tahu banyak pegawai yang kerjanya di daerah, tapi tinggalnya di Kota Jambi. Ini juga menjadi persoalan bagi Kota Jambi,” kata Bupati Merangin dua periode ini, Jumat (14/02/2020) kemarin.
Dirinya menjelaskan wawasan ekonomi baru yang dia gagas mengusung jargon “Sentusa” yakni Sengeti, Tungkal dan Muara Sabak.
Kawasan ekonomi baru ini akan menyangga kawasan Pelabuhan Ujung Jabung yang pembangunannya akan diteruskan tahun ini.
“Dengan adanya kawasan ekonomi baru di wilayah pesisir ini, pembangunan infrastruktur akan merata. Dengan begitu konsentrasi aktivitas ekonomi masyarakat tidak berada di Kota Jambi saja, yang selama ini menyebabkan kemacetan,” tandasnya.