Tingkatkan Testing Covid-19 di Sarolangun, Gubernur Al Haris Akan Berikan Bantuan Alat PCR

Penulis: Doni Yusal , Editor: Muhammad Sapi'i - Ahad, 29 Agustus 2021 , 19:57 WIB
Gubernur dan Wagub Jambi saat serakan bantuan ke Wabup Sarolangun Gubernur dan Wagub Jambi saat serakan bantuan ke Wabup Sarolangun


JERNIH.ID, Sarolangun - Gubernur Jambi, Al Haris didampingi Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Sarolangun, Minggu (29/8/2021). 

Pada Kunker ini, Gubernur Jambi menyerhakan beberapa bantuan diantarnya, sarana dan prasarana Sekolah SMA/SMK di Kabupaten Sarolangun. Bantuan sektor kelautan dan perikanan dan bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) Covid-19.

Selain itu, Gubernur dan Wagub Jambi juga menyerahkan piagam penghargaan kepada tenaga kesehatan di Sarolangun atas nama M. Solihin dan Dokter atas nama dr. Ozi Purna atas dedikasinya dalam menangani perawatan Covid-19 di Provinsi Jambi.

Gubenrnur Al Haris saat sesi wawancara mengatakan jika di kondisi Covid-19 yang seperti ini, tentu kita butuh tim yang solid untuk bisa mengendalikan Covid-19.

"Di daerah ada Bupati, Wabup, Kapolres dan Kajari. Ini kadang-kadang kelihatan, kalau tidak kompak agak sulit mengnedalikan Covid-19, kalau kompak maka akan bagus. Kita ingin ada jaringan meraka untuk berkerja sama denga kuat, sehingga di lapangan itu bagus hasilnya," kata Gubernur Al Haris.

"Kita saat ini sedang perang dengan musuh yang tidak nampak, jadi kita butuh kebersamaan disini," imbuhnya.

Sarolangun dikatakan Gubernur Al Haris trendnya juga tinggi, dan Provinsi Jambi untuk testing nomor 2 paling bawah se-Indonesia.Ia mengungkapkan hari ini unutk mengirim sample ke Jambi butuh waktu sekitar 4 jam. Dan labor juga terbatas dengan sampel daerah-daerah yang juga masuk, sehingga hasil kembali kepada daerh lagi butuh waktu 5 hari sampai 6 hari.

"Dengan adanya alat PCR disini tidak perlu lagi mengirim sample ke Provinsi Jambi dan hasilnya sehari bisa keluar," ujarnya.

Untuk penyaluran alat bantuan PCR ini, dijelaskan Gubernur Al Haris akan melihat kebutuhan setiap wilayah.

"Tadinya mau digabungkan antara Merangin dan Sarolangun, tapi karena ini kebutuhan tinggi, jadi Merangin satu alat PCR dan Sarolangun satu alat PCR. Pemprov Jambi ingin dengan adanya testing ini ada perubahan dan peningkatan," tutupnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID