Alat berat yang ditemukan tim gabungan saat razia PETI di Bungo JERNIH.ID, Bungo - Upaya pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo gencar dilakukan. Senin (22/6/2020), warga dan tim gabungan turun ke lokasi PETI.
Pemberantasan altivitas illegal sekitar pukul 13.00 Wib tersebut, kali ini dilakukan di kawasan Desa Batu Kerbau. Tim gabungan berhasil menemukan alat berat, bahkan warga yang geram membakar alat berat eksavator Komatsu dan mengamankan empat pelaku penambangan.
Bentuk keseriusan Pemkab Bungo dan aparat terkait, kali ini bahkan Bupati Bungo Mashuri bersama Komandan Kodim Letkol INF Widi Rahman, serta anggota Kodim 0416 Bute, dan Kasat Intel Polres Bungo, turun lansung ke lokasi.
Empat pelaku yang diamankan tersebut diantarnya, berinisial B (40) dan H (42) warga Tanjung Putus, Tabir, Merangin. IJ (30) asal Sijunjung, Sumbar serta R (25) asal Kibul.(LK02).
Komandan Kodim Letkol INF Widi Rahman kepada wartawan mengatakan tindakan tegas ini dilakukan sebagai upaya dari anggota TNI untuk membantu pemerintah daerah/kabupaten.
Dalam hal ini sesuai dengan SK Bupati tahun 2020, anggota TNI khususnya di wilayah hukum Bungo dilibatkan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian penambang Illegal bukan sekedar PETI saja.
"Pak Bupati kan secara langsung turun ikut berjibaku dengan melakukan perjalanan kaki dengan waktu dua jam. Permintaan Bupati mari bersama berantas PETI," tegas Letkol Widi.
Dikatakannya untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, anggota turun dilengkapi dengan senjata lengkap Laras pendek dan panjang.
"Kita turun kelapangan melakukan penindakan PETI sudah melapor Komandan KOREM dan di izinkan untuk turun bersama Bupati dan rombongan," paparnya.
Sementara itu koordinator Forum Peduli Hijau Bungo (FPHB), Hasan Ibrahim sangat berterima kasih dengan Bupati Bungo Mashuri yang dengan rela langsung turun ke lapangan.
"Salut dan bangga terhadap bupati, anggota Kodim Bute 0416 dengan semangat dan ketegasan nyata membantu pemerintah Kabupaten turun memberantas PETI," ujarnya.
Hal senada dikatakan Pengurus organisasi Gerakan Bersama Rakyat Kampus(GBRK), Alfin. Dia katakan tindakan pemberantasan oleh tim gabungan patut menjadi contoh.
"Terimakasih komandan Letkol INF pak Widi, wujud kerja nyata dalam turut membantu Pemkab memberantas PETI. saya pemuda, mahasiswa dari Bungo sangat berterima kasih," tutur Alfin.
Sementara Ketua IKBJ Nazori, juga mengaku bangga atas keseriusan Pemkab Bungo memberantas PETI di wilayah Bungo. Bupati perjalanan kaki ke lokasi PETI menurutnya bukti keseriusan bupati memerangi PETI.
"Ini bukti keseriusan Pemkab, pak bupati dan aparat hukum luar biasa," sebutnya.