Ramlah saat mendatangi Mapolres Gowa JERNIH.ID, Gowa - Niat hati menabung ingin uang tabungannya bertambah, hal lain malah yang terjadi pada seorang Ibu Rumah Tangga atas nama Ramlah (50) warga Jalan Malino, Gowa Sulawesi Utara. Dimana uang yang ditabungnya di bank malah hilang entah kemana.
Ramlah yang berprofesi usaha tambal ban ini sudah belasan tahun mengumpulkan uang untuk menabungkan uangnya di salah satu bank BUMN, atas kejadian ini Ramlah melaporkannya ke polisi.
Dilansir dari kompas.com, Ramlah sudah dua kali mendatangi pihak bank guna mempertanyakan perihal raibnya uang senilai Rp 30 juta yang ia tabung sejak 2017 silam.
"Saya sudah dua kali minta penjelasan tapi pihak bank lepas tangan dan tak mau mengembalikan uang saya" kata Ramlah yang meneteskan air mata saat keluar dari bank.
Ramlah menceritakan, awal mula mengetahui kehilangan uang di rekening miliknya saat ia hendak kembali menabung pada Kamis, (22/4/2021) lalu.
Saat itu ia menyetor uang sebanyak Rp 31 juta dengan harap tabungannya akan bertambah. Namun, ia heran saat melihat hasil print buku tabungannya.
"Saya lihat print buku tabungan tidak bertambah yang ada hanya Rp 31 juta padahal seharusnya sudah Rp 61 juta dan selama ini saya tidak pernah menarik uang" kata Ramlah.
Atas peristiwa ini Ramlah pun mendatangi Mapolres Gowa guna melaporkan peristiwa yang dialaminya, dengan harapan uang dari hasil jerih payahnya sebagai penambal ban dapat kembali.
"Saya berharap uang saya kembali karena selama ini saya banting tulang tambal ban untuk kumpulkan uang sebanyak itu," kata Ramlah
Aparat kepolisian yang dikonfirmasi terkait dengan hal ini mengaku masih melakukan penyelidikan dan dalam waktu dekat akan memanggil sejumlah saksi termasuk pihak bank
"Laporan korban telah kami terima dan saat ini penyidik sementara bekerja dan akan memanggil sejumlah saksi termasuk menghadirkan pihak bank di mana korban menabung," kata Kasubag Humas AKP Mangatas Tambunan, yang dikonfirmasi pada Kamis (20/5/2021).
Sementara hingga saat ini pihak bank BUMN yang hendak dikonfirmasi oleh sejumlah awak media terkait dengan hilangnya uang di rekening korban belum memberikan klarifikasi atau jawaban.
Sumber: kompas.com