Wabup Merangin, Mashuri saat buka acara PKD PMII JERNIH.ID, Merangin - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Merangin, kembali menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD), yang diikuti kader PMII se-Provinsi Jambi, Kamis (27/8/2020).
Kegiatan yang digelar secara lansung di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Depati Agung Desa Pulau Raman Kecamatan Muara Siau tersebut dibuka secara lansung oleh Wakil Bupati Merangin, Mashuri.
Ketua umum PMII Cabang Merangin, Andri Rustandi mengatakan PKD adalah jenjang pengkaderan formal di tubuh PMII setelah Mapaba. Dia katakan kegiatan PKD kali ini pertama kali dilakukan di Provinsi Jambi sejak pandemi Covid-19.
"Jadi PMII Merangin pertama kali melakukan PKD di Provinsi Jambi sejak pandemi Corona beberapa bulan ini. Dan bahkan rangking 3 se-Indonesia cabang yang melakukan PKD," ujar Andri.
Dijelaskan Andri, PKD yang dilakukan oleh 2 pengurus komisariat, Komisariat STAI SMQ Bangko dan STKIP Bangko ini akan berlansung selama 3 hari kedepan dengan protokol kesehatan yang ketat.
"Tetap pakai masker, jaga jarak dan kami sediakan tempat cuci tangan. Pesertanya 52 orang utusan setiap cabang kecuali Tanjabar dan Tanjabtim," ujarnya lagi dalam sambutan pembukaan PKD.
Demikian juga disampaikan Ustadz Buya Solihin Pimpinan Ponpes Salafiyah Depati Agung Desa Pulau Raman. Dia sampaikan sangat mengapreseasi kegiatan PKD yang dilakukan PMII Merangin.
"Saya sebagai pimpinan pondok sangat senang dan terimakasih karena PMII Merangin sudah mau melakukan kegiatan di Ponpes ini. Semoga kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses," tuturnya.
Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Merangin, Mashuri dalam sambutannya mengatakan, sudah 2 kali dia membuka kegiatan pelatihan PKD yang dilakukan PMII Merangin di pesantren.
‘’Basisnya PMII itu memang pesantren. Saya sudah dua kali membuka pelatihan serupa yang berlangsung di pesantren. Pertama di Pesantren belakang SMA Negeri 6 Merangin dan kedua di pesantren ini,’’ ujar Wabup.
Pelatihan kader dasar PMII lanjut wabup, sangat penting sekali dilakukan. Tujuannya untuk membentuk akhlak, moral dan sikap para kader PMII kedepannya yang lebih hebat dan tangguh.
Diharapkan wabup, melalui pelatihan tersebut, akan tercipta para kader PMII yang berwawasan kebangsaan, yang mencintai betul Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Untuk itu wabup minta seluruh pesarta, agar dapat mengikuti jalannya pelatihan kader dasar PMII yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut, dengan serius, baik dan benar.
‘’Peran PMII ini sangat luar biasa di tengah-tengah masyarakat. Melalui kader yang tangguh, generasi muda yang tergabung didalamnya akan terhindar dari bahaya Narkoba,’’ terang Wabup.
Pada kesempatan itu, wabup juga minta kepada PMII untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, rajin cuci tangan di air yang mengalir menggunakan sabun, menjaga jarak dan terpenting selalu mengenakan masker.