Mulyani Siregar (kiri) dan Amin Abdullah (kanan) JERNIH.ID, Kuala Tungkal - Jelang Pilkada serentak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat 23 September mendatang, kandidat Bakal Calon Bupati Tanjab Barat, Mulyani Siregar tidak segan-segan menunjukan kemesraan dengan Amin Abdullah yang disebut-sebut bakal menjadi pasangannya.
Baru-baru ini, Mulyani yang merupakan Ketua DPC PDIP Tanjung Jabung Barat yang mempunyai basis suara di Tungkal Ulu ini memboyong Amin Abdullah yang mempunyai basis suara di Tungkal Ilir untuk bersilaturahmi ke Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto.
Tidak hanya itu, sebelumnya Mulyani juga terlihat bersama Amin Abdullah meninjau jembatan Water Front City (WFC) Kuala Tungkal bersama para relawan Mulyani - Amin "MULIA" untuk menyapa para pengunjung yang mayoritas generasi milineal.
Dikonfirmasi terkait bakal dirinya akan berpasangan dengan Amin Abdullah maju di Pilbup Tanjab Barat, Mulyani enggan berkomentar banyak.
"Insya Allah," kata Ketua DPRD Tanjab Barat ini kepada jernih.id, Senin (13/01/2020).
Dirinya juga mengatakan bahwa sudah membentuk relawan untuk maju di Pilkada Tanjung Jabung Barat. "Relawan sudah dibentuk untuk seluruh kecamatan yang ada di Tanjab Barat," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan bahwa pasangan Mulyani dan Amin Abdullah ini merupakan pasangan yang bagus untuk Pilkada Tanjab Barat.
"Pasangan ini merupakan pasangan yang bagus, tidak mungkin tidak kita restui, " kata Edi dijumpai usai Paripurna Istimewa HUT Provinsi Jambi ke 63 di DPRD Provinsi Jambi, Senin (06/01) kemarin.
Edi menambahkan pada prinsipnya dirinya telah memberikan restu kepada pasangan MULIA ini (Mulyani - Amin, red), tapi keputusan tetap di DPP nantinya.
"DPP yang menentukan nantinya. Yang jelas pasangan MULIA ini bagus," tandasnya.
Untuk diketahui, PDIP sendiri di Tanjab Barat memperoleh 8 kursi di DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tentunya dengan perolehan 8 kursi ini sudah melebihi persyaratan maju di Pilbup dengan syarat 7 kursi.
Penulis : Redaksi
Editor : Muhammad Syafe'i