JERNIH.CO.ID, Kerinci - Acara dialog Forum Kerukunan dan Kebangsaan (FKUB) Kabupaten Kerinci dengan tema 'Merawat Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Kerinci untuk Mewujudkan Pemilu 2019 yang Aman dan Damai', dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kampus Utama IAIN Kerinci, Sabtu (27/10/18).
Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Kerinci Adirozal dan dihadiri oleh Ketua FKUB Kabupaten Kerinci Hadi Candra, 30 orang peserta dari Ormas, OKP dan para Ketua KUA Kecamatan se-Kab. Kerinci, serta tamu undangan lainnya.
Ketua FKUB Kabupaten Kerinci Hadi Candra dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh pengurus Ormas, OKP dan tokoh lintas agama untuk saling bersinergi.
"Saya menghimbau kepada pengurus Ormas, OKP dan tokoh lintas agama saling bersinergi dalam rangka menciptakan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kerinci guna mewujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai," kata Hadi Chandra.
Sementara itu, Bupati Kerinci Adirozal pada sambutannya mengatakan merawat harmonisasi kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kerinci merupakan hal yang sangat penting, karena kerukunan yang sudah terbentuk jika tidak dirawat maka berpotensi munculnya keretakan/persoalan.
"Persoalan akan muncul ketika masing-masing pihak tidak tahu batas atau melanggar sesuatu yang telah menjadi kesepakatan bersama," kata Adirozal.
Untuk menciptakan harmonisasi tersebut, Bupati Kerinci ini meminta agar semua pihak tidak memiliki cara berpikir sempit. "Kita harus berpikir global untuk melakukan tindakan lokal. Jika hal tersebut dapat terlaksana, maka Kerinci akan aman, sejahtera dan lebih maju," ucapnya.
Lanjutnya, dirinya juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk saling menghargai pilihan orang lain, jika terjadi perbedaan pilihan tidak perlu dipersoalkan sehingga pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 di Kabupaten Kerinci dapat berlangsung aman dan damai.
"Harmonisasi adalah adanya keseimbangan antara kanan dan kiri maupun atas dan bawah. Ibarat seorang yang berdiri diatas dua kaki, apabila kaki tidak sama panjang, maka orang tersebut tidak dapat berdiri kokoh dan mudah dirobohkan," ujar Bupati Adirozal
"Luruskan dulu pematang kita, kalau urusan ibadah kita belum benar jangan menyalahkan urusan agama orang lain. Jika masing-masing tau batas, maka Pemilu 2019 di Kab. Kerinci akan berlangsung aman dan damai," pungkasnya.

Adapun Deklarasi yang dibacakan bersama Ormas, OKP dan Tokoh Lintas Agama dalam merawat harmonisasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Kerinci untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai, ialah ;
1. Menolak segala bentuk ujaran kebencian, intimidasi dan provokasi yang dapat memecah belah NKRI
2. Mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta beradab
3. Meminta kepada Tim Kampanye Pemilu Legislatif serta Pemilu Presidan/Wakil Presiden 2019 untuk melaksanakan kampanye pemilu yang aman, tertib, damai, berintegrasi, tanpa hoax, politisasi SARA dan politik uang sebagaimana peraturan perundang-undangan yang berlaku
4. Saling menghormati dan menjaga persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia
5. Meminta kepada semua masyarakat Kerinci untuk merawat harmonisasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Kerinci untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai.