Ada yang Mati, Disnakbun Merangin Suntik Vaksin Anjing Milik Warga SAD

Penulis: Upro , Editor: Muhammad Syafe'i - Rabu, 19 Februari 2020 , 23:36 WIB
Disnakbun Merangin saat berikan suntik vaksin ke hewan milik warga SAD
Istimewa
Disnakbun Merangin saat berikan suntik vaksin ke hewan milik warga SAD


JERNIH.ID, Merangin - Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Merangin, melakukan vaksin rabies secara gratis kepada hewan peliharaan SAD di depan Kantor Disnakbun pada Rabu (19/2/2020).

Hal itu dilakukan, lantaran adanya laporan dapat anjing peliharaan SAD yang mati mendadak. Pihak Disnakbun cepat ambil tindakan untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan.

Pantauan, sekitar pukul 11.00 WIB, puluhan ekor anjing milik SAD telah diberikan pemberian suntik Vaksin oleh pihak tenaga kesehatan hewan dari Disnakbun Merangin.

"Iya, hari ini kita melakukan pemberian vaksin rabies kepada puluhan anjing peliharaan SAD, dan sebenarnya anjing SAD ini tidak terkena penyakit rabies, tapi penyakit lain," ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Agus Salim.

Dikatakan Agus Salim, pemberian vaksin kepada hewan ini sebenarnya tidak hanya untuk SAD saja, tetapi setiap tahun minimal sebanyak 2 kali melakukan pemberian vaksinasi terhadap ternak sapi dan Kerbau.

"Pemberian Vaksin ini merupakan program dan rutin setahun minimal 2 kali, dan sudah kita laksanakan pada tanggal 3 dan 4 Januari 2020 lalu, dengan memberikan vaksinasi SE penyakit ngorok kepada Kerbau yang dilakukan di desa Muaro Langeh dan Tanjung Putus," terangnya.

Hanya saja jelas Agus Salim mengeluh terkait dana pengadaan vaksin pada tahun 2020 ini terbatas, dan tidak seimbang dengan jumlah poulasi yang ada baik vaksin, rabies, SE maupun Vaksin Jembarana.

"Iya, tahun 2020 ini kita terkendala dana, karna dana APBD hanya mendapat sebesar Rp. 20 juta, itupun hanya cukup untuk memberikan vaksinasi sebanyak 300 ekor sapi," tandasnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID