Bacagub, Al Haris saat bertatap muka dengan masyarakat wilayah Durian Luncuk Tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin lanjut anak angkat mantan gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) ini, memimpin dengan baik dan mampu menjadikan ladang ibadah.
‘’Jika Allah mengizinkan saya menjadi Gubernur Jambi, insya Allah akan bisa berjalan dengan baik dan membawa kebaikan bagi masyarakat banyak maupun diri sayo sendiri,’’ kata Al Haris.
Pada kesempatan itu bupati peraih segudang penghargaan ini, menceritakan pertama kali dirinya masuk Jambi kerja di Radio Republik Indonesia (RRI) pada 1992. Lalu pindah tugas Pemprov Jambi dan langsung mendapat beasiswa untuk kuliah.
Selesai kuliah langsung dilantik menjadi Sekretaris Kelurahan Selamet, lalu menjadi Lurah Selamet. Pada 2006 pindah tugas ke Pemkab Sarolangun dan pada 2010 pindah lagi ke Pemprov Jambi lagi.
Pada 2013 balik ke Merangin menjadi bupati. ‘’Di Lembaga Adat Melayu Jambi, saya sampai hari ini masih menjabat sebagai bendahara umum,’’kenang Al Haris membuat ratusan warga yang mendengarkan terkesima.
Dipenghujung pertemuan yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan tersebut, Al Haris menggelar dialog, guna menampung aspirasi masyarakat. Sapriansi warga Kelurahan Muara Jangga menanyakan tentang Dumisake.
Dijelaskan Al Haris, program Dumisake ini untuk melanjutkan mimpi mantan Gubernur Jambi HBA di periode ke duanya yang tidak terwujud. Program ini sangat berhasil diterapkan HBA pada kepemimpinannya periode pertama.