JERNIH.CO.ID, SAROLANGUN - Danrem 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi Kol. Arh. Elpis Rudy melakukan kunjungan tatap muka ke Kabupaten Sarolangun yang langsung disambut oleh Bupati Sarolangun Cek Endra dan Wakil Bupati Sarolangun Hilalatil Badri.
Pada kunjungan tatap muka yang bertempat di Kantor Bupati Sarolangun ini, juga turut dihadiri Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, Dandim 0420/Sarko Letkol Kav. Rohyat Happy, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Sarolangun, Cek Endra mengatakan potensi emas dan batubara sangat baik di Sarolangun ini dan menteri ESDM akan datang tanggal 25 Februari 2019 mendatang.
Lanjut Cek Endra, selain hal tersebut ,Suku Anak Dalam di Kabupaten Sarolangun yang berjumlah 2300 jiwa sangat butuh pembinaan dari TNI.
"Tiga tahun terakhir TNI sudah bekerja sama membangun kawasan pemukiman SAD serta melakukan pembinaan, tidak hanya pembinaan tapi juga ada bantuan dana dari Pangdam dan CSR pihak perusahaan," kata Cek Endra, Senin (11/2/19).
Untuk membina itu, Cek Endra mengatakan pemerintah telah menggerakkan masing-masing OPD yang berkaitan dengan SAD."Selama ini SAD tidak punya identitas, tapi saat ini mereka sudah dibuat KK dan KTP, sebagai syarat untuk memenuhi kebutuhan pelayanan publik," ujarnya.
"Dengan KTP inilah sebagai syarat terdaftarnya mereka jadi masyarakat miskin untuk mendapatkan bantuan sosial seperti PKH, Rastra atau raskin, BPJS dan bisa juga mereka untuk membeli motor kredit, sama seperti kita," tambahnya.

Sementara itu, Danrem 042/Gapu Kolonel Arh Ephis Rudy dalam sambutannya mengatakan prioritas persiapan deteksi persoalan api akan membuat suatu skuadron yang khusus memantau titik api dan aktivitas ilegal lainnya.
"Dulu Jambi ini salah satu pengekspor asap, banyak yang terganggu oleh asap, nah kedepan saya akan melakukan deteksi dini untuk itu perlu sekali sinkronisasi antar stakeholder, termasuk Pemerintah dan Polri," ungkapnya.
Terkait persoalan SAD, dirinya mengucapkan terimakasih atas apresiasi dan bantuan pemerintah."Kami terimakasih atas bantuan pemerintah terkait persoalan SAD ini," ucapnya.
Pada kesempatan ini, Danrem 042/Gapu beserta rombongan juga mengunjungi Kampung Madani SAD. Untuk diketahui, Kampung Madani yang dibuat untuk permukiman SAD adalah bantuan dari pemerintah pusat yang dananya bersumber dari APBN, saat ini sedang tahap penyelesaian pembangunan.