JERNIH.ID, Jambi - Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar mengatakan, job fair yang telah berlangsung dari tanggal 6 September 2019 kemarin, lebih memacu semangat para pencari kerja di Provinsi Jambi. Hal tersebut dikatakan Fachrori pada Penutupan Jambi Job Fair Tahun 2019, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Minggu (08/09).
“Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi telah melaksanakan job fair dari tanggal 6 September 2019 yang membuat para pencari kerja lebih bersemangat dalam mencari lowongan pekerjaan, ini bisa kita lihat daftar yang melamar mencapai lebih kurang 6 ribu orang dari 1.683 lowongan pekerjaan yang tersedia,” kata Fachrori.
“Saya disini dapat melihat, para pencari kerja sangat antusias dan bersemangat sekali mengikuti job fair ini, terbukti dengan jumlah masyarakat Jambi yang hadir sampai hari ini sangat ramai sekali. Semoga penyelenggaraan event ini memberikan manfaat kepada masyarakat Provinsi Jambi, khususnya para pencari kerja di Provinsi Jambi,” tambahnya.
Fachrori mengungkapkan, melalui job fair ini lebih mempercepat rantai dalam proses mendapatkan pekerjaan, karena langsung mempertemukan antara para pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga lebih mempercepat proses penempatan jika para pencari kerja memenuhi kriteria dan persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
“Jadi, prosesnya bisa lebih cepat karena perusahaan yang mengikuti even ini akan lebih cepat dalam mencari tenaga kerja yang sesuai kebutuhan dan bisa secara langsung bertemu para pencari kerja. Perusahaan tinggal menginformasikan dan melakukan seleksi tahap awal secara langsung terhadap para pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ungkap Fachrori.
Lebih lanjut, Fachrori menuturkan, job fair ini merupakan kerja nyata dari Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi yang bekerjasama dengan beberapa perusahaan sebagai salah satu upaya dalam mengatasi masalah pengangguran di Provinsi Jambi.
“Kita semua mengetahui, salah satu permasalahan pengangguran yang sering terjadi adalah adanya kesenjangan informasi antara para pencari kerja dan perusahaan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi menyelenggarakan job fair ini untuk memudahkan para pencari kerja mencari pekerjaan yang sesuai dan perusahaan yang mencari tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” tutur Fachrori.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam even job fair ini. Semoga output dari event ini, sedikit demi sedikit bisa mengurangi permasalahan pengangguran di Provinsi Jambi yang nantinya juga akan berimbas pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Jambi,” kata Fachrori.
Sementara itu, Kabid Pembinaan Pelatihan Penempatan Ketenagakerjaan dan Produktivitas Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Cikmas menjelaskan pada Jambi Job Fair 2019 dibuka 1684 lowongan pekerjaan untuk pelamar.
”Pada Jambi Job Fair 2019 dibuka 1684 lowongan pekerjaan dari 50 perusahaan dan mudah – mudahan sebagian besar diterima dan akan kita kawal," kata Cikmas.
Disinggung soal pelamar yang belum diterima karena belum memenuhi kriteria dan kemampuan, Cikmas menjelaskan akan melakukan pelatihan.
“Dari sebagian pelamar tentunya ada yang tidak diterima karena belum memenuhi kriteria dan kemampuan yang diinginkan perusahaan. Tentu hal ini harus ada solusi, untuk itu kita akan melakukan pelatihan sehingga nantinya kemampuan pelamar bisa memenuhi kriteria dan kemampuan yang diinginkan perusahaan," tutupnya.
Pada penutupan Jambi Job Fair Tahun 2019, Gubernur Jambi memberikan penghargaan secara simbolis kepada perusahaan yang telah berpartisipasi antara lain, PT. Bina Karsa Mandiri, PT. Honda Wiltop Auto, PT. Sumber Alfaria Trijaya, Hotel BW Luxury Jambi dan Bank Central Asia.