Ilustrasi Selanjutnya, dalam simulasi 6 nama, lagi-lagi tiga nama kandidat tetap bersaing ketat. Al Haris kali ini meraih dukungan tertinggi 21,6 persen, disusul Syarif Fasha 20,5 persen, lalu Cek Endra di angka 18,1 persen. Sementara Fachrori Umar menyusul dengan raihan suara 10,8 persen, Asafri Jaya Bakri 4,1 persen, dan Safrial 3,6 persen. Dalam simulasi ini, yang belum menentuan pilihan sebesar 21,3 persen.
Kemudian dalam simulasi 5 nama, Al Haris masih memimpin dengan dukungan 21,2 persen. DIsusul Syarif Fasha 20,8 perse , kemudian Cek Endra 18,9 persen. Semtara Fachrori Umar meraih 11,8 persen, dan Safrial meraih 3,2 persen. Massa yang belum menentukan pilihan sebanyak 24 persen.
Simulasi Head to Head
Bagaimana kalau dua nama berhadap-hadapan? Dalam simulasi Al Haris berhadapan dengan Cek Hendra, Bupati Merangin ini mendapatkan dukungan 29,5 persen, unggul tipis atas Cek Endra yang mendapat dukungan 27,9 persen. Massa yang belum memilih, sekitar 42,6 persen.
Kemudian, kalau yang bertarung nanti Syarif Pasha melawan Alharis, Alharis unggul dengan raihan suara 30,3 persen, sementara Syarif Fasha mendapat dukungan 24,8 persen. Massa yang belum menentukan, 45 persen.
Bagaimana kalau yang bertarung Cek Endra vs Syarif Fasha? "Cek Endra unggul dengan perolehan suara 29,1 persen. Syarif Fasha mendapat dukungan 25,3 persen. Massa yang belum menentukan pilihan, 45,6 persen," jelas Sirojudin Abbas.
Simulasi dengan Pasangan
Bagaimana dengan simulasi ketiga kandidat masing-masing dengan pasangannya? Hasilnya, ketiganya juga bersaing ketat.
Simulasi 3 pasangan, Al Haris - Abdullah Sani paling tinggi dukungannya 23,7 persen, kemudian Cek Endra - Sukandar 22,7 persen, dan Syarif Fasha – Asafri Jaya Bakri 22,1 persen.
Dalam simulasi dengan pasangan ini, jumlah massa yang belum menentukan pilihan sekitar 31,4 persen.