Buka puasa dan persemian Sekretariat IKBJ JERNIH.ID, Jambi - Ikatan Keluarga Bungo Jambi (IKBJ) menggelar buka puasa bersama serta persemian Sekretariat IKBJ yang bertempat di Mess Bungo, Arizona, KotaJambi, Jumat (22/4/2022).
Buka bersama IKBJ ini dilakukan untuk mempererat hubungan silaturahmi diantar keluarga besar IKBJ, dan bulan Ramadan adalah bulan yang paling baik untuk dipilih oleh umat muslim dalam merajut kekeluargaan sesama umat manusia.
Begitu juga harapan bagi keluarga Bungo Jambi untuk keberlansungan kebersamaan dalam jalinan kekeluargaan dalam
Dalam acara berbuka berama ini sekaligus juga penyerahan secara simbolis Karya Tanda Anggota (KTA) anggota keluarga IKBj dan peresmian sekretariat IKBJ di Mess Bungo Jambi oleh Ketua Umum IKBJ.
Acara berbuka bersama di pandu oleh, Sudirman Idris dalam pembukaannya mengatakan bahwa berbuka bersama dan peresmian sekretariat IKBJ ini menandakan bahwa IKBJ secara resmi sudah memiliki sekretariat.
"Buka puasa bersama menunjukan solidatitas yang tinggi dari anggota dalam mewujudkan kebersamaan antar sesama anggota," kata Sudirman Idris.
Kegiatan ini terlaksana atas dukungan dari keluarga besar IKBJ melalui dukungan sukarela dari keluarga besar IKBJ.
"Kami dari panitia mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh panitia dan segenap keluarga Bungo di Jambi sehibgga acara berbuka ini terlaksana dengan baik," ujar Ketua Panitia, Idris Kamar.
Dalam sambutannya Ketua umum IKBJ, Syahrasaddin menyampaikan,
kebanggaan atas kerja keras panitia yang sudah mengadakan acara buka puasa bersama pertama IKBJ dan sekaligus kita meresmikan sekretariat IKBJ.
"Kita bersukur IKBJ sudah melaksanakan beberapa kegiatan yaitu membantu membuat rumah anak yatim saat ini sudah ditunggu, IKBJ juga membantu korban banjir Bungo, dan sudah membuat rencana kerja," kata Syahrasaddin.
IKBJ diungkapkannya, sudah membentuk koperasi yang saat ini sudah berbadan hukum, koperasi diharapkannya akan menjadi badan usaha yang memberi incime generating bagi Keluarga Bungo Jambi.
"Hari ini kita bisa berbuka bersama dan bertemu untuk meningkatkan persaudaraan dan memperkuat silaturahmi, dirinya berharap silaturahmi ini bisa terus dilanjutkan melalui halal bihalal di hari raya Idul Fitri 1443 H di mees Bungo ini," ujarnya.
Atas nama ketum, Syahrasaddin mengingatkan diri sendiri indikator kito bulan puaso itu adalah, pertama merugi yaitu di bulan suci Ramadan mal ibadah kita masih sama seperti tahun sebelumnya. Kedua menjadi Celaka dimana tahun sebelum rajin menjalankan amal ibadah tapi tahun malah berkurang.
"Ketiga adalah orang beruntung dimana ibadahny melabihi dari tahun ketahun, jadi bulan puaso in sebenarnya adalah saat kita introsfeksi diri," tutupnya.
Mengisi tausiyah di buka bersama IKBJ, Ustad Azrai Albasari mengingatkan jangan sampai puasa hanya menahan lapar dan haus saja atau pembatalan puasa normatif yang sudah kita ketahui semuo.
"Jadi yang paling penting dipahami adalah jgn sampai batal puasa karena kifarat, karena kifarat bagi orang yang sengaja membatalkan puasa dengan berjimak di siang hari. Bukan hanya membtalkan puasa, tetapi harus memerdekan hamba sahaya puasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan fakir miskin 60 orang," katanya. (*)