Kejar Target Desember: Bank Jambi Rampungkan Pembenahan Mobile Banking

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Rabu, 16 September 2026 , 17:06 WIB
Komisaris Utama Bank Jambi Sudirman Komisaris Utama Bank Jambi Sudirman


JERNIH.ID, JAMBI — Bank Jambi tengah mengebut pembenahan dan optimalisasi aplikasi mobile banking usai mengalami insiden siber beberapa waktu lalu. Manajemen mematok target agar seluruh layanan digital beroperasi normal penuh pada akhir tahun ini.

Komisaris Utama Bank Jambi Sudirman menjelaskan, langkah pembenahan berfokus utama pada penguatan sistem keamanan demi melindungi dana nasabah. Seluruh tahapan pemulihan wajib memenuhi kualifikasi ketat dari Bank Indonesia (BI).

"Bukan hambatan, melainkan langkah pengamanan. Otoritas pembukaan transaksi perbankan berada di Bank Indonesia. BI telah memberikan petunjuk teknis dan kami menindaklanjutinya secara serius," kata Sudirman.

Sudirman memaparkan, ekosistem mobile banking Bank Jambi saat ini masih beroperasi secara terbatas untuk transaksi internal (On Us). Nasabah tetap dapat menerima dana masuk dari bank lain, tetapi fitur transfer keluar menuju bank berbeda masih menjalani penyempurnaan sistem.

Untuk mempercepat pemulihan, Dewan Komisaris, Direktur Utama, pemegang saham, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengawal proses perbaikan agar fitur transaksi eksternal segera aktif kembali.

Manajemen menargetkan penyelesaian pembenahan secara bertahap mulai September hingga batas akhir pada Desember. Bank Indonesia memastikan sistem benar-benar steril dan aman sebelum membuka akses secara menyeluruh.

Menanggapi keluhan mengenai penurunan nominal saldo sebagian nasabah—khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS)—Sudirman menilai fenomena tersebut sebagai dinamika sementara.

Ia menegaskan tidak ada aksi penutupan rekening secara masif. Penurunan saldo murni terjadi karena nasabah memindahkan sebagian dana secara manual untuk memenuhi kebutuhan transaksi harian selama fitur transfer antar-bank dalam perbaikan.

Di samping itu, Sudirman menepis rumor nasional mengenai rencana pengalihan dana PNS ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Ia memastikan Kementerian Keuangan telah menegaskan bahwa kebijakan pengalihan tersebut tidak bakal terjadi.

Kepastian ini memberikan jaminan bagi seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD), termasuk Bank Jambi, untuk terus mengelola dana aparatur sipil negara secara optimal seiring pematangan sistem keamanan digital.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID