Kerangka Manusia Diduga Siswa SMK di Jambi yang Hilang Diautopsi

Penulis: Anil Hakim , Editor: Muhammad Sapi'i - Kamis, 13 Oktober 2022 , 19:58 WIB
Tim SAR Gabungan saat akan membawa kerangka manusia yang diduga siswa SMK yang hilang
Istimewa
Tim SAR Gabungan saat akan membawa kerangka manusia yang diduga siswa SMK yang hilang


JERNIH.ID, Jambi - Tim SAR Gabungan telah menemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Ahmad Sabri (18) Siswa SMK Muhammadiyah Kota Jambi yang hilang di area pertambangan, PT GGI, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Selanjutnya kerangka manusia itu langsung dilakukan autopsi untuk memastikan identitas dan penyebab kematiannya.

"Hasil temuan tulang manusia tersebut telah dibawa ke Polres Sarolangun, untuk dilakukan identifikasi dan autopsi guna menentukan penyebab kematian dan identitas dari Mr X tersebut," kata Kapolres Sarolangun AKBP Anggun Cahyono, Kamis (13/10/2022).

Dalam penemuan kerangka manusia tersebut terdapat beberapa bagian seperti tengkorak, kerangka kaki, dan kerangka lainnya. Di dekat penemuan ini terdapat sepatu, tas sandang, handphone, GPS, dompet, serta kartu identitas atas nama Ahmad Sabri.

"Kita masih melakukan penyelidikan atas temuan tersebut melalui autopsi dan tes DNA kepada keluarga korban, untuk memastikan apakah benar temuan tengkorak tersebut adalah siswa SMK Muhammadiyah Kota Jambi yang hilang saat magang di PT GGI," tuturnya.

Cahyono mengatakan, untuk mendapatkan keterangan lebih jelas Polres Sarolangun juga memeriksa sejumlah saksi.

"Kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi terhadap teman kerja korban," tuturnya.

Kerangka manusia tersebut ditemukan Tim SAR Gabungan saat melakukan penyisiran, pada Rabu (12/10). Titik lokasi penemuan ini sejauh 2 kilometer dari lokasi terakhir Ahmad Sabri terlihat.

Ahmad Sabri sendiri dinyatakan hilang di area pertambangan, Desa Gurun Mudo, Sarolangun, Jambi yang menjadi tempatnya magang. Kabar terakhir yang didapatkan, remaja tersebut sedang berjalan kaki sejauh berkisar 1,5 kilometer untuk mengantarkan makanan, Rabu (5/10).



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID