Panen Raya Melon di Kuala Dasal: Bupati Anwar Sadat Ingin Petani Berinovasi ke Pemasaran Digital

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Jumat, 17 Juli 2026 , 16:04 WIB
Bupati Anwar Sadat panen raya melon di Kuala Dasal
Prokopim Tanjab Barat
Bupati Anwar Sadat panen raya melon di Kuala Dasal


JERNIH.ID, ​KUALA TUNGKAL – Desa Kuala Dasal, Kecamatan Tungkal Ulu, membuktikan diri sebagai sentra hortikultura baru di Tanjung Jabung Barat. Jumat (17/7/2026), kawasan agrowisata setempat sukses menggelar panen raya melon yang hasilnya kini telah menembus pasar luar daerah hingga Jakarta.

​Dari lahan seluas 0,6 hektare dengan populasi sekitar 3.000 batang, kelompok tani lokal berhasil memanen 16 ton melon berkualitas tinggi. Keberhasilan ini tidak hanya menyasar pasar lokal, tetapi juga menjadi pemasok tetap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Keritang, Indragiri Hilir, dengan serapan 600 kilogram.

​Anwar Sadat yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi inovasi masyarakat desa dalam mengelola sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi. Ia menilai, keberhasilan Desa Kuala Dasal membuktikan bahwa desa memiliki potensi besar untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di luar komoditas sawit dan karet.

​"Ini bukan sekadar panen melon. Ini bukti masyarakat desa mampu berinovasi. Keberhasilan ini harus menginspirasi desa-desa lain di Tanjung Jabung Barat," ujar Anwar.

​Dalam kesempatan tersebut, Anwar Sadat menekankan pentingnya modernisasi agribisnis. Ia mendorong petani tidak hanya fokus pada kuantitas produksi, tetapi juga mulai menguasai teknologi dan sistem pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

​"Petani saat ini harus melek teknologi. Selain menjaga standar mutu dan memperkuat kemasan produk, petani wajib membangun merek dagang serta memanfaatkan pemasaran digital. Inilah kunci agar produk kita bisa bersaing lebih jauh lagi," tegasnya.

​Pemerintah daerah sendiri kini tengah menggenjot konsep One Village One Product agar setiap desa memiliki komoditas unggulan. Terkait aspirasi petani yang ingin memperluas kawasan hortikultura terpadu hingga lima hektare, Anwar Sadat berkomitmen menjembatani komunikasi dengan pihak perusahaan di sekitar wilayah tersebut untuk membuka peluang kerja sama lahan.

​Ketua Kelompok Tani, Darmaji, menyambut baik perhatian tersebut. Menurutnya, permintaan pasar melon saat ini sangat tinggi dan menjadi motivasi besar bagi kelompoknya untuk melakukan ekspansi.

​"Jika kendala lahan teratasi, kami optimistis bisa meningkatkan produksi hingga 30 ton per musim tanam. Kami berharap keberhasilan ini menjadi contoh bagi petani lain untuk serius menggarap sektor hortikultura," pungkas Darmaji.

​Anwar Sadat optimistis, melalui semangat kolaborasi, inovasi digital, dan diversifikasi komoditas, desa-desa di Tanjung Jabung Barat mampu bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID