JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Dalam beberapa hari terakhir Kota Jambi diguyur hujan di beberpa daerah dan mengalami musibah banjir dadakan, seperti yang terjadi pada Senin malam saat Kota Jambi di guyur hujan selama kurang lebih tiga jam yang mengakibatkan air mengenangi rumah warga.
Ketinggian air cukup bervariasi, ada yang setinggi lutut orang dewasa, setinggi pingang dan bahkan ada yang mencapai setinggi dada orang dewasa.
Atas kejadian tersebut Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Junedi Singarimbun angkat bicara, dirinya mengatakan pada sidak terakhirnya Komisi III menemukan saluran drainase yang tidak sesuai dengan debit air ketika hujan turun. "Tidak hanya itu pihaknya juga menemukan ada banyak sampah pelastik yang mengangu saluran drainase," ujar Junedi, Selasa (4/12/18).
Pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Kota dan Provinsi serta pihak terkait untuk segara merekontruksi seluruh bangunan yang ada. Pasalnya beberpa drainase yang ada sudah tidak sanggup lagi menampung debit air hujan.
Dirinya menegaskan kejadian yang seperti ini merupakan pekerjaan rumah yang harus di selesaikan bersama sama, bukan hanya Pemerintah Kota melakukan Pemerintah Provinsi juga harus ikut andil dalam penyelesaian masalah banjir di Kota Jambi.
"Untuk sekarang Pemkot dan Pemprov harus duduk bersama untuk masalah menangulangi banjir. Banjir bukan masalah sepele jadi harus ada kerja sama yang baik antara kepala daerah. Jika kedua belah pihak tidak segara mengambil tindakan maka akan banyak masyarkat yang ikut menjadi korban," ungkapnya.