Lantik 3 Pejabat Tinggi Pratama, Ini Pesan Fachrori Umar

Penulis: Putri , Editor: Muhammad Syafe'i - Selasa, 18 Februari 2020 , 15:40 WIB
Gubernur Jambi, Fachrori Umar
Putri/jernih.id
Gubernur Jambi, Fachrori Umar


JERNIH.ID, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar melantik Jabatan Tinggi Pratama (JTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, Selasa (18/2/2020) bertempat Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Pelantikan ini merupakan hasil seleksi secara terbuka dan kompetitif pada bulan Desember 2019 yang lalu terhadap tiga JTP yang kosong antara lain Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskertrans), dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi.

"Melalui tahapan-tahapan sesuai dengan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 15 tahun 2019 tentang tata cara pengisian jabatan tinggi secara terbuka dan kompetitif di lingkungan instansi pemerintah, untuk itu saya ucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik mudah-mudahan amanah yang diberikan kepada saudara dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan sumpah jabatan yang telah saudara ucapkan pada saat pelantikan tadi," ujar Fachrori.

Lebh lanjut, sebagaimana diketahui bersama Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama merupakan jabatan tinggi pada instansi pemerintah yang berfungsi memimpin dan memotivasi serta pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada OPD masing-masing.

"Harus kita akui bahwa tidak mudah untuk memegang amanah yang telah diberikan namun bukan berarti kita tidak bisa menjaga amanah yang telah diberikan karena saya yakin saudara-saudara yang dilantik hari ini telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan apakah itu kemampuan intelektualitas maupun kemampuan manajerial," lanjutnya.

Dirinya mengujar, semuanya harus dapat memahami bahwa pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang memiliki aparatur yang mampu menangkap aspirasi dan kebutuhan masyarakat tentang bagaimana mengejar kemajuan, memberikan pelayanan yang adil, menyelesaikan konflik serta memberikan arahan tentang cara-cara terbaik untuk mempercepat terwujudnya masyarakat yang tertib.

"Dengan kata lain pejabat dan aparatur pemerintahan harus menjadi penyelesai masalah bukan justru menjadi sumber masalah oleh karena itu para pejabat pemerintahan ditantang untuk memiliki kemampuan dalam melakukan penilaian yang cermat dan tepat atas segala masalah yang dihadapi," tuturnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada yang sudah dilantik dapat melayani masyarakat dengan baik dan bukan untuk minta dilayani pada masyarakat.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID