Gubernur Jambi, Fachrori Umar 1. Kementerian Kesehatan sudah membantu memfasilitasi pelatihan TGC di Jambi
2. Sudah dilakukan pertemuan penyusunan rencana kontigensi KKM Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan TTX
3. Mengeluarkan surat edaran ke seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, tertanggal 20 Januari tahun 2020 terkait kewaspadaan Covid-19
4. Pemerintah Provinsi Jambi bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi telah menyiapkan ruang isolasi untuk penanganan pasien yang kemungkinan akan terinfeksi Covid-19. Disediakan 84 tempat tidur di beberapa rumah sakit di Provinsi Jambi, yakni, Di Kota Jambi termasuk RSUD Raden Mattaher 34 tempat tidur. Di Kabupaten Muaro Jambi 18 tempat tidur. Di Kabupaten Bungo 9 tempat tidur. Di Kabupaten Merangin 10 tempat tidur. Di Kabupaten Batang Hari 6 tempat tidur. Di Kabupaten Sasrolangun 2 tempat tidur. Di Kabupaten Kerinci 1 tempat tidur. Di Kabupaten tanjung Jabung Barat 1 tempat tidur. Di Kabupaten Tanjung jabung Timur 1 tempat tidur. Di Kabupaten Tebo 1 tempat tidur, dan Di Kota Sungai Penuh 1 tempat tidur
5. Kantor Imigrasi telah melakukan pemeriksaan terhadap WNA dan WNI dari negara terjangkit

6. TVRI Jambi membantu sosialiasi melalui siaran televisi
7. Pelaksanaan sosialisasi COVID-19 melalui TVRI dan RRI Jambi dan bilboard oleh Dinkes Provinsi, dengan Dinas Kesehatan kota dan kabupaten
8. KKP kelas 2 Jambi telah melakukan pemeriksaandengan menggunakan termometer digital di Bandara Sultan Thaha Jambi
9. Dinas Kesehatan Provinsi, Kota Jambi, Kabupaten Kerinci, dan Kabupaten Bungo sudah melakukan pemantauan terhadap penumpang yang turun di Bandara Sultan Thaha, bandara Bandara Bungo dan Bandara Kerinci, baik WNA maupun WNI yang baru dating
10. Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, KKP telah melakukan pengiriman bahan pemeriksaan laboratorium untuk membantu penanganan 3 orang suspek / orang dalam pengawasan Corona Virus di RSUD Raden Mattaher dan Kabupaten Bungo Ke Balai Litbangkes Jakarta
Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menyediakan, 700.000 pcs masker bedah (masker ikat) dan 7.800 pcs masker N-95, namun karena stok masker juga sangat terbatas, maka pembagian maker sangat selektif, hanya kepada orang sakit dan yang sangat membutuhkan. Dinas Kesehatan menyarankan agar masyarakat minta masker ke Pemerintah Kabupaten/Kota terlebih dahulu, kalau kurang, baru minta ke Pemerintah Provinsi Jambi.