Logistik Pilkada Lima Kecamatan Terjauh di Merangin Mulai Didistribusikan

Pendistribusian logistik Pilkada di Kabupatan Merangin
Istimewa
Pendistribusian logistik Pilkada di Kabupatan Merangin
Penulis: Upro | Editor: Muhammad Syafe'i

JERNIH.ID, Merangin - H-3 menjelang Pilkada serentak 2020, Logistik Pilkada mulai di distribusikan. Minggu (6/12/2020) untuk 5 kecamatan terjauh terlebih dahulu diluncurkan.

Yakni Kecamatan Jangkat Timur, Jangkat, Lembah Masurai, Tabir Barat dan Tabir Timur sebanyak 148 Tempat Pemungutan Suara (TPS), diangkut oleh 5 mobil truk.

‘’Alhamdulillah didukung cuaca yang sangat dan sinergitas Pemerintah Daerah, KPU, Polri dan TNI, mulai hari ini distribusikan logistik Pilkada untuk lima kecamatan yang terjauh,’’ ungkap Wabup Merangin Mashuri, usai melepas armada.

Sedangkan untuk 19 kecamatan lainnya akan mulai didistribusikan secara serentak pada Senin (07/12/2020).

‘’Pendistribusian logistik Pilkada ini tidak hanya kelengkapan untuk pencoblosan Pilkada Gubernur Jambi, tapi juga dilengkapi sarana protokol kesehatan,’’ terang Wabup didampingi Ketua KPU Merangin Iron Syahroni, Kapolres dan Dandim 0420 Sarko.

Intinya lanjut wabup, pelaksanaan pencoblosan harus memenuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kelengkapan protokol kesehatan yang didistribusikan itu, mulai dari masker sekali pakai, sarung tangan karet, thermometer infrared.

Selain itu, baju hazmat, hand sanitizer, sabun pencuci tangan, disinfektan, sarung tangan plastik, tisu towel sheet, face shield, semproten/sprayer, tempat air berkeran dan ember sampai kantong plastik tempat sampah.

Ketua KPU Merangin Iron Syahroni menambahkan, H-1 pelaksanaan Pilkada semua logistik harus sudah sampai semua TPS. Pendistribusian logistik Pilkada itu menggunakan truk yang dicek dulu kendisinya sangat bagus.

‘’Ban mobilnya bagus dan menggunakan terpal sebagai pelindung dari logistik yang diangkut. Untuk daerah yang sulit ditempuh kita sudah siapkan mobil double garden,’’ jelas Iron Syahroni.

Sementara itu usai pelepasan logistik Pilkada, Wabup masih didampingi ketua KPU dan unsur Forkopimda, memusnahkan surat suara yang rusak. Pemusnahan surat suara yang rusak sebanyak 2.187 lembar itu, dilakukan dengan cara dibakar.