PC-IMM Merangin Sukses Gelar Darul Arqam Dasar (DAD) Pertama di Merangin

Penulis: - Ahad, 24 November 2019 , 13:13 WIB


JERNIH.ID, Merangin - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Merangin telah mengadakan DAD di Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyah Merangin dari tanggal 22 hinga tanggal 24 November 2019)

 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai jenjang pengkaderan di tingkat IMM Kabupaten Merangin. Peserta dari DAD ini adalah dari Mahasiswa STAI Bangko dan STKIP-YPM Bangko Kegiatan DAD ini juga merupakan sejarah pertama PC IMM Merangin.

 

Darul Arqam Dasar (DAD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupeten Merangin Intelektual dan kritis pada masing-masing peserta.

 

Pembukaan acara secara seremonial diselenggarakan pada Jumat, (22/11/2019) di Panti Asuahan Asiyiyah Muhammadiyah Bangko, dengan mengusung tema “Meneguhkan Spirit Ikatan Berprespektif Ilmu Pengetahuan Untuk IMM Berkemajuan”.

 

Ketua Panitia Darul Arqam Dasar, Immawan Sanjaya mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari tri kompetensi dasar IMM, yang merupakan bekal utama setiap kader agar menjadi kader Intelektual dan kritis.

 

“Nantinya program perkaderan ini diharapkan menjadi cikal bakal membentuk Pimpinan Cabang baru di Kabupaten Merangin," jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum DPD IMM Jambi Muhammad Awal yang juga hadir dalam kegiatan itu menyampaikan, sebagai sesama kader patut untuk saling menjaga dalam berdakwah, guna mewujudkan kader yang regelius dan humanis.

 

Muhammad Awal menambahkan kader progresif ialah kader yang mempunyai kemajuan berfikir dan bertindak dalam setiap langkah gerak dan menyerukan dakwahnya. Sebagaimana sejalan dengan apa yang diserukan dakwah Muhammadiyah pada hasil Muktamar-47 yaitu “Islam Berkemajuan”.

 

“Bedanya IMM dengan kader lainnya yaitu, IMM memiliki religiusitas, intlektual, dan humanitas. Ketiga hal tersebut yang tidak boleh dikesampingkan oleh kader IMM,” kata Muhammad Awal.

 

Senada itu Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Merangin, Abdul Muin menekankan kepada para kader-kader IMM harus cerdas dalam menyikapi dinamika politik di era post-truth atau eranya hoax ini.

 

“Kader IMM jangan terbawa arus polarisasi politik yang dihembuskan oleh para elit politik. Kita boleh kritis tetapi harus mengedepankan objektivitas dan intelektual serta tidak terpengaruh dengan gerakan-gerakan diluar IMM termasuk didalamnya paham radikalisme dan terorisme,” ujar Muin.

 

Oleh sebab itu, kegiatan Darul Arqom Dasar (DAD) (IMM) Kabupaten Merangin ini jadikanlah sebagai wadah bagi para mahasiswa untuk menempah diri, daya kritis dan merawat loyalitas untuk ikatan dan persyerikatan.

 

“Ikutilah kegiatan ini dengan serius hingga selesai. Mudah -mudahan kegiatan DAD perdana ini penciptaan kader yang tangguh dalam menentang zaman yang kian maju sehingga kader IMM bisa mengamalkannya ditengah-tengah masyarakat nantinya," tutupnya. 

 

Editor : Muhammad Syafe'i 



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID