Ketua Dewas RSUD Raden Mattaher Jambi, Apani Terlepas daripada itu, kata Apani pihaknya dari Dewas, juga mencermati yang mana mungkin ada unsur-unsur, ASN ASN yang kurang tepat, itu sebagaimana tugas Dewas akan memberikan saran dan masukan masukan serta pertimbangan untuk Gubernur Jambi dalam mengambil kebijakan.
"Tidak ada salahnya, mungkin penilaian dari kami, masukkan dari kami itu tidak mutlak, karena sesungguhnya itu adalah kewenangan dan hak prerogatif Pak Gubernur," jelasnya.
Belum maksimalnya pelayanan di RSUD Raden Mattaher, kata Apani, Gubernur Jambi tidak menutup kemungkinan menilai adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) ASN yang belum tepat pada posisinya.
"Pelayanan ini kan berkenaan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) nya, selain daripada itu, iya mental manusia itu juga didukung bagaimana dengan peralatan peralatan kerja," bebernya.
Dari itu, pihaknya akan mencermati persoalan tersebut, dan berharap SDM di RSUD Raden Mattaher saat ini, selain cocok dengan latar belakang dan bidangnya masing-masing, juga diharapkan dapat memperbaiki dan merubah mindset dalam melayani masyarakat juga harus ditanamkan.
"Karena ini, pak Gubernur (minta) layanan umum pemerintahan itu bidang kesehatan ini, memang prioritas dan sangat-sangat prioritas dan menjadi perhatian beliau," pungkasnya.