Pemkot Jambi sabet WTP BPK 10 kali berturut-turut JERNIH.ID, KOTA JAMBI - Pemerintah Kota Jambi kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jambi atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menandai keberhasilan Pemkot Jambi mengamankan predikat tertinggi pengelolaan keuangan tersebut selama 10 tahun berturut-turut.
Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Muhamad Toha Arafat, menyerahkan langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada Wali Kota Jambi, Maulana, dengan pendampingan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, Selasa (2/6/2026).
Raihan ini menjadi catatan manis kedua di masa kepemimpinan Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljohsa. Maulana menyebut predikat WTP ke-10 ini sebagai kado spesial untuk peringatan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah.
"Alhamdulillah, tahun ini kita kembali meraih WTP. Ini raihan ke-10 secara berturut-turut bagi Kota Jambi sekaligus kado manis ulang tahun daerah kita," ujar Maulana usai menerima dokumen LHP di Kantor BPK RI Perwakilan Jambi.
Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan DPRD Kota Jambi atas sinergi dalam menjaga akuntabilitas anggaran. Ia menegaskan bahwa mempertahankan predikat WTP membutuhkan komitmen kuat serta kerja keras kolektif.
Meski berhasil merengkuh predikat WTP, Pemkot Jambi berkomitmen segera menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi BPK demi menyempurnakan tata kelola keuangan daerah ke depan.
Kepala BPK RI Perwakilan Jambi, Muhamad Toha Arafat, menjelaskan bahwa opini WTP menandakan laporan keuangan pemda telah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Namun, ia mengingatkan bahwa WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana mewujudkan transparansi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Selain Kota Jambi, BPK turut memberikan opini WTP kepada 10 pemerintah daerah lain di Provinsi Jambi, yaitu Kota Sungai Penuh, Kabupaten Batang Hari, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Kerinci, Bungo, Merangin, dan Tebo.(*/JR2)