PLN Sering Mati Tak Karuan, Warga Luhak XVI Demo PLN Bangko

Penulis: Upro , Editor: Muhammad Sapi'i - Senin, 08 November 2021 , 12:39 WIB
Warga Luhak XVI saat demo di PLN Rayon Bangko
Upro/jernih.id
Warga Luhak XVI saat demo di PLN Rayon Bangko


JERNIH.ID, Merangin - Pelayanan PLN Rayon PLN Bangko - Merangin wilayah Luhak XVI belakangan tak maksimal, kerap mati di jam rawan membuat warga protes keras.

Bentuk kekesalan warga, Senin (8/11/2021) ratusan mahasiswa dan pemuda dari 5 kecamatan ini turun melakukan aksi demontrasi ke kantor Rayon PLN Bangko.

"Tidak banyak yang kami minta di wilayah XVI kami mintak dimkasimalkan, sudah beberapa tahun PLN mengaliri daerah kami kenapa tidak ada solusi," teriak Anton Prasetyo di atas mobil.

Ketua Forum Kades wilayah 4 ini menyebut sebanyak 4 kali sehari lampu dimatikan, terlebih lagi pada jam rawan saat Sholat Magrib, ini yang menjadi pertanyaan warga Luhax XVI.

Pihak PLN yang bekerja tidak maksimal, seperti pembersihan pohon yang menggangu jaringan PLN asal asalan hanya sebatas melepaskan tanggungjawab saja.

"Kami minta pimpinan PLN Bangko keluar, kalau tidak kami yang akan masuk ke kantor bapak," teriak Muhlisin orator dari atas mobil di depan kantor Rayon PLN Bangko.

Hingga berita ini dimuat, aksi demontasi dari Kecamatan Jangkat, Jangkat Timur, Lembah Masurai, Muara Siau dan Tiang Pumpung masih terus berlansung dibawah kawalan aparat kepolisian.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID