JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Menjelang pemilu serentak 2019, Polda Jambi telah menerjunkan 4.559 personil yang terdiri dari 1.203 personil dari Mapolda Jambi. 243 pasukan cadangan, dan 3.313 dari jajaran Polres se-Kabupaten/Kota untuk mengamankan 141 Kecamatan dan 1562 Kelurahan yang ada di Provinsi Jambi.
Operasi pengaman jelang pemilu hingga pasca pelntikan persiden 2019 mendatang. Operasi itu diberi sandi Mantap Brata yang dimulai sejak 20 September 2018 hingga 20 Oktober 2019 mendatang.
Dalam penyampaiannya Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS mengatakan pihaknya akan mengutamakan memburu para penyebar hoax dan oknum yang tidak bertangung jawab menyebarkan politik identitas berupa, isu sara, suku dan ras.
"Tentunya memburu penyebaran berita hoax akan diutamakan, karena itu semua merupakan momok paling sering muncul ketika pesta demokrasi," ucap Muchlis.
Disisi lain Kapolda Jambi berseta jajaran akan membantah personil untuk pengamanan jelang pesta demokrasi yang akan segara dilaksanakan Kapolda Jambi menambahkan akan menambah personil jika KPU Provinsi Jambi telah menentukan berapa jumlah tempat pemungutan suara (TPS) karana di Provinsi Jambi akan menambah jumlah TPS yang ada.
"Untuk penambahan personil, saya beserta jajaran masih menunggu pihak KPU untuk kepastian jumlah TPS yang akan di sebar," pungkasnya.