Romi Hariyanto Nyatakan Siap Divaksin Covid-19 Pertama

Romi Hariyanto
Istimewa
Romi Hariyanto
Pernulis: Redaksi

JERNIH.ID, Muara Sabak - Bupati Tanjung Jabung Timur H Romi Hariyanto secara tegas menyatakan siap menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19.

Rencananya, Kamis 14 Januari 2020, Romi bersama Wabup Robby Nahliyansyah Kapolres, Kajari dan sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya akan divaksin di Muarasabak.

“Saya siap jadi orang pertama yang divaksin untuk Tanjabtim. Sebagai pemimpin saya harus memberi contoh kepada yang lain terutama masyarakat Tanjabtim,” tegas Romi di Jambi, Sabtu 7 Januari 2020.

Dikatakan Romi, untuk vaksinasi tahap I total yang akan divaksin di Tanjabtim berjumlah 626 orang. Rinciannya, 10 untuk Forkopimda dan 531 untuk tenaga medis, sisanya sebanyak 85 vaksin untuk petugas vaksinator.

Kepala Dinas Kesehatam Tanjabtim, Ernawati, membenarkan bahwa untuk tahap awal Tanjabtim hanya kebagian 626 vaksin yang akan dikirim dari Pemprov Jambi awal pekan depan. Sesuai arahan Pemprov, sejumlah petugas medis diutus mengikuti pelatihan pemberian vaksin sebagai vaksinator. Pelatihan sendiri dijadwalkan selama tiga hari mulai tanggal 11 hingga 13 Januari 2020.

“Untuk tahap awal memang hanya 626 vaksin, sedangkan kebutuhan kita untuk tenaga medis saja totalnya 1.406 orang, jelas masih sangat kurang,” jelasnya di Muarasabak saat dihubungi Sabtu malam.

Kekurangan vaksin itu, lanjut Erna, karena untuk pemberian vaksin sendiri harus dua kali bagi setiap penerima.

“Vaksinnya kan harus dua kali. Yang kedua nanti setelah empat belas hari, tentu kekurangan yang mutlak harus dipenuhi itu minimal 626 vaksin lagi. Soal gelombang berikutnya terkait penerima lain di luar yang 626 sangat tergantung pada pasokan vaksin tahap berikutnya,” kata Erna.

Sebelumnya, pelaksana tugas Kadis Kesehatan Provinsi Jambi, Raflizar membenarkan bahwa jumlah vaksin yang saat ini tersedia di provinsi Jambi hanya memungkinkan untuk 10 ribu orang. Pasalnya, total vaksin yang diterima Provinsi Jambi hanya 20 ribu dosis. Sedangkan untuk efektivitas vaksin setiap penerima wajib disuntik dua kali dengan selang waktu 14 hari setelah suntikan pertama. (*)