Salurkan Bantuan Rp50 Juta: Pegadaian Wilayah III Palembang Dorong Petani Kopi Lubuk Kembang Naik Kelas

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Jumat, 16 Oktober 2026 , 11:33 WIB
PT Pegadaian (Persero) Wilayah III Palembang salurkan bantuan ke Petani Kopi Lubuk Kembang PT Pegadaian (Persero) Wilayah III Palembang salurkan bantuan ke Petani Kopi Lubuk Kembang


​JERNIH.ID, Rejang Lebong — Para petani kopi di Desa Lubuk Kembang kini mendapat angin segar untuk mengembangkan usaha mereka. PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah III Palembang menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian senilai Rp50 juta kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat.

​Langkah nyata ini merupakan bagian dari program The Gade Integrated Farming, sebuah inisiatif pemberdayaan yang mengintegrasikan dukungan sektor pertanian dengan penguatan ekonomi warga. Lewat program ini, PT Pegadaian (Persero) berupaya menghadirkan kontribusi berkelanjutan, bukan sekadar memberikan bantuan instan.

​Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang, Novryandi, menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian menjadi bentuk kepedulian perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

​“Melalui program The Gade Integrated Farming, kami berharap bantuan sarana produksi pertanian ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung aktivitas pertanian kopi,” ujar Novryandi.

​Ia meyakini penguatan sektor pertanian butuh kolaborasi dan pendampingan yang tepat agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang. “Kami percaya bahwa penguatan sektor pertanian perlu dilakukan melalui kolaborasi, pendampingan, serta dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tambahnya.

​Senada dengan itu, Pemimpin Cabang PT Pegadaian (Persero) Curup, Lukmanul Hakim, menilai sinergi ini dapat memacu semangat para petani dalam menggenjot produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi kelompok.

​“Kami berharap bantuan sarana produksi pertanian ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung kegiatan usaha tani kopi. Kami juga berharap sinergi ini dapat mendorong semangat para petani untuk terus berkembang, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi kelompok tani,” kata Lukmanul Hakim.

​Bantuan senilai Rp50 juta tersebut menyasar langsung proses produksi kopi dari hulu ke hilir. Kehadiran dukungan ini meletakkan kelompok tani sebagai pelaku utama dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

​Kolaborasi antara PT Pegadaian (Persero), pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi kunci sukses keberlanjutan program. Novryandi menuturkan, keberhasilan pemberdayaan tak cuma diukur dari besarnya dana yang mengalir, melainkan dari sejauh mana masyarakat mampu mengelola potensi lokal secara mandiri.

​“Harapan kami, bantuan ini menjadi langkah awal bagi penguatan usaha pertanian kopi di Desa Lubuk Kembang. Dengan semangat kebersamaan dan pemanfaatan sarana produksi secara optimal, para petani diharapkan dapat terus meningkatkan produktivitas serta memperkuat kemandirian ekonomi kelompok tani,” pungkas Novryandi.

​PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang berkomitmen untuk terus mengucurkan program pemberdayaan yang memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan perekonomian daerah.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID