Sekda Pinta Masyarakat Tidak Membeli Daging Beku yang Dijual Tidak Sesuai Ketentuan

Penulis: - Senin, 28 Mei 2018 , 14:47 WIB


JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Sekda Provinsi Jambi M. Dianto yang juga merupakan Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Jambi menanggapi masih ditemukannya perlakuan daging beku yang dijual dengan cara digantung oleh pedagang. Ia menyebutkan hal ini tidak layak.

Pasalnya kata Dianto, seharusnya daging beku dijual dalam kondisi beku dengan suhu penyimpanan freezer bukan dibiarkan ditempat terbuka, karena hal ini akan mempengaruhi kualitas daging yang dijual.

“Ternyata para pedagang masih melanggar tentang menjual daging beku, karena jika daging beku digaleih dari 6 hingga 8 jam sudah tidak layak dikonsumsi karena sudah dimasukkan bakteri –bakteri penyebab penyakit," ujar Dianto pada saat sidak di pasar Angso Duo, Senin (28/5/).

Untuk itu, dirinya menghimbau masyarakat agar tidak membeli daging beku yang dijual tidak sesuai ketentuan. 

“Saya menghimbau masyarakat jika dicurigai jangan dibeli, karena membeli daging beku itu dalam keadaan beku, bukan dalam keadaan yang mencair," jelasnya.

Sementara itu, tidak hanya melakukan pemantauan pasar tradisional di Kota Jambi, Tim satgas pangan juga merencanakan turun ke sejumlah Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi.

"Insya Allah juga akan memantau di pasar tradisonal Kabupaten/Kota seperti Batanghari, Sarolangun, Merangin dan Bungo sehingga jika ada hal yang diperlukan bisa diintervensi terutama untuk barang yang dimiliki Bulog seperti beras,minyak sayur, gula dengan bekerjasama dengan pemda setempat," ungkapnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID