Sekretaris Umum Cabor Wushu Jambi, Ronal JERNIH.ID, Jambi - Gonjang-ganjing soal isu Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Provinsi Jambi yang tak kunjung terlaksana dan prestasi olahraga Jambi di PON Papua dan Aceh-Sumut yang mengecewakan sejumlah pihak harusnya menjadi ajang evaluasi, bukan menjadi arena mempertahankan ego dan kepentingan kelompok.
”Coba kita lihat, di PON Papua target 13 mendali emas, terealisasi hanya 6. Di PON Aceh-Sumut target 10, teralisasi juga 6. Ini harus kita evaluasi, bukan kita malah sibuk mempertahankan ego pribadi dan kelompok,” kata Sekretaris Umum Cabor Wushu Jambi, Ronal, Selasa (26/3/2025).
Terkait KONI, menurutnya masyarakat berharap prestasi. ”Kita kan menggunakan dana public melalui APBD, ini harus kita pertanggung jawabkan dengan memberi prestasi. Beberapa Cabor kita lihat menunjukkan prestasi, tapi umumnya kan kita gagal dalam mencapai target,” ujar Ronal yang juga pernah menjabat sebagai Binpres KONI Jambi era kepengurusan AS Budianto.
”PON NTB-NTT hendaknya tidak lagi hanya sekadar ikut, tapi Jambi bisa mencapai target sesuai yang diharapkan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Budi Setiawan selalu Ketua KONI Jambi telah memimpin kontingen Jambi di dua episode PON, yaini Papua dan Aceh-Sumut, dan dalam kedua PON tersebut Jambi selalu gagal dalam mencapai target.(*/JR2)