Sosialisasi Bahaya Terorsime, FKPT Jambi Sasar Kaum Millenial

Penulis: Redaksi , Editor: Muhammad Sapi'i - Kamis, 20 Oktober 2022 , 12:45 WIB
Penampilan salah satu band di lomba Asik Bang yang diselenggarakan FKPT Jambi
Jernih.id
Penampilan salah satu band di lomba Asik Bang yang diselenggarakan FKPT Jambi


JERNIH.ID, Jambi - Musik band dengan lagu Indonesia Harmoni, ciptaan Boy Rafli Amar menggema di DZ Caffe Kebun Jeruk, Sipin Kota Jambi, Kamis (20/10/2022). Ternyata lagu tersebut ditampilkan oleh berbagai band lokal Jambi dengan versi masing-masing, mulai dari akustik sampai dengan rock.

Dalam penampilan tersebut tidak hanya mencari hiburan semata, namun mereka mengikuti lomba Aksi Musik Anak Bangsa (Asik Bang) tahun 2022 dengan tema "Damai Kita Harmoni Indonesia" yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jambi yang langsung dihadiri oleh perwakilan BNPT.

Adapun peserta atau band band lokal yang tampil, merupakan kaum milenial mulai dari pelajar SMA/SMK dan kalangan muda-mudi turut berpartisipasi di acara tersebut. Tak hanya mendengar musik yang ditampilkan, sosialisasi dari BNPT bersama FKPT terkait pencegahan terorisme untuk menekan potensi terjadinya radikalisme dan terorisme yang ada di Indonesia juga disampaikan.

Subkoordinator Perlindungan Kepentingan Nasional BNPT RI, Nanda Fajar Aditya mengatakan dalam festival musik tahun 2022 ini, BNPT juga akan melihat potensi pemuda Kota Jambi melalui karya kreatif sekaligus mengkampanyekan bahaya terorisme yang sedang terjadi.

"Semoga ini terus terjalin kedepannya dan terus melakukan hal-hal produktif bagi anak muda Jambi, dalam kampanye tidak hanya harus offline kita juga akan melakukan secara online dan media sosial," kata Nanda.

Selanjutnya, sebagai generasi muda BNPT juga mengingatkan bahaya terorisme sebagai kejahatan yang merusak pola pikir anak bangsa, dengan adanya agenda ini supaya bisa terus melakukan secara produktif sebagai pencegahan terorisme.

"Dengan adanya sinergitas antara semua lini FKPT, Pemuda, Ormas maupun komunitas musik untuk menjaga harmoni dan perdamaian yang ada di Indonesia," ungkapnya.

Ketua FPKT Provinsi Jambi, As'ad Isma menyampaikan biasanya FPKT melakukan sosalisasi terkait bahaya terorisme itu di dalam forum yaitu berdialog, berbeda dengan hari ini, pihaknya mencoba dengan musik agar menyentuh anak-anak muda di Jambi atau milenial.

"Supaya anak muda atau milenial dapat memahami bahayanya terorisme yang terjadi dan bisa saling menghargai sebuah perbedaan," ujar As'ad.

Selain itu, kata As'ad, acara ini juga membuka ruang yang tersekat bagi pemuda yang ada dengan menggelar festival musik, bahwa berbeda-beda bisa silaturahmi dan merajut semangat kebangsaan Indonesia secara harmoni.

"Kita ingin Indonesia secara harmoni jangan sampai ada paham radikal yang masuk ke pola pikir anak muda atau milenial," harapnya.(*)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID