40 Ribu Warga Belum Rekam E-KTP, Dinsosdukcapil Jambi Akan Tingkatkan Target Kinerja

Penulis: Putri , Editor: Muhammad Syafe'i - Jumat, 14 Februari 2020 , 13:28 WIB
E-KTP/ilustrasi
Istimewa
E-KTP/ilustrasi


JERNIH.ID, Jambi - Dinas Sosial Penduduk dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi, Arif Munandar mengatakan, dari 2 juta 500 penduduk Jambi sudah 98 persen merekam E-KTP. Kondisi saat ini, lanjut Arif tinggal 40 ribu warga yang belum merekam E-KTP.

" Jika memang di Sarolangun 17 ribu tidak di temukan berarti target kita mendekati 99 persen, ini sangat di butuhkan karena kita akan mau pilkada untuk kita Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Yang kita serahkan harus betul-betul valid, tapi kan persoalan kita banyak," ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa dinamika penduduk datang, pindah, meninggal, lahir, perlu di update terus datanya. "Jadi ini memang kendala kita, kita harus terus berupaya untuk meningkatkan target kinerja kita," ucapnya.

Dinsosdukcapil yang bekerjasama dengan seluruh 11 kabupaten/ kota di Provinsi Jambi dan dari Kemendagri dalam hal ini pada 25 Februari ini akan mengadakan gerakan Indonesia sadar Adminduk.

"Jadi dari Indonesia khususnya warga di Provinsi Jambi untuk datang, mungkin KTP-nya ada yang rusak,mau diperbarui, dari mahasiswa menjadi PNS atau mahasiswa jadi aparat TNI atau polri ada yang kawin tidak kawin ya silahkan untuk mencetak KTP dan lainnya," katanya.

"Untuk hal ini pihaknya akan buka konter di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi dan wilayah Indonesia lainnya karena ada dari Kemendagri disitu, dan Insya Allah direncanakan pak dirjen akan hadir sekaligus kita akan loncing mobil pelayanan keliling untuk warga masyarakat di p
Provinsi Jambi," tambahnya.

Arif Munandar berharap pada 25 - 28 Februari, warga masyarakat Provinsi Jambi yang ingin mengurus Adminduk terutama masalah blangko bisa langsung datang.

"Kita siapkan blangko cukup untuk melayani, karena kemarin kita 3 hari cuman melayani 7 ribu masyarakat yang kita cetak KTP nya, besok kita cetak lebih dari 7 ribu. Insya Allah bisa melayani masyarakat dalam rangka yang sudah direkam tapi belum dicetak, jadi harapan kita bisa melayani masyarakat dengan catatan kartu keluarga itu aja," pungkasnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID